Perindag Flotim Pacu Gairah Para Pelaku Ekonomi di Pulau Solor

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Flores Timur, Sipri Ritan. Foto: BNN/Dok/Emnir.

Solor/BaliNewsNetwork.com-Tim perekonomian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Flores Timur di Kamis (25/6) melakukan pemantauan aktivitas perekonomian di pulau Solor.Selain memastikan ketersediaan sembako dan harga jualnya pada pasar dan kios-kios, tim pimpinan Kadis Sipri Ritan tersebut pun tak lupa memacu gairah para pelaku ekonomi untuk terus menjalankan aktivitas perekonomian dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sebagaimana yang disaksikan BaliNewsNetwork.com, ketika tiba di pasar Podor, Desa Lewohedo,Kecamatan Solor Timur,Tim Dinas Perindag untuk wilayah Solor Timur langsung menyebar ke setiap lapak pedagang dan melakukan pencekingan ketersediaan dan harga sembako.

Didampingi Kepala Desa Lewohedo,Andreas Peni Ama Koten, Kadis Sipri Ritan pun langsung menggemahkan  suaranya, memotivasi para pedagang untuk terus beraktivitas dengan tetap patuh protokoler kesehatan. Tak lupa pula, Kadis Sipri mengajak para pedagang sembako untuk memanfaatkan kemudahan  jasa Tol Laut .

“Kemarin,kami sudah melakukan pemantauan dan pengendalian pasar di Flores daratan, dan hari ini kami terbagi dalam empat tim turun ke daratan Solor. Dua tim  ke Solor Barat, Satu tim ke Solor Timur dan satu tim ke kecamatan Solor Selatan. Semuanya dalam rangka menghimbau masyarakat untuk tetap melakukan aktivitas perekonomian seperti biasa, dengan tetap patuh pada protokoler kesehatan. Aktivitas perekonomian tidak boleh terhenti. Selain di pasar, kami juga lakukan pemantauan aktivitas perekonomian di kios-kios. memantau gejolak harga akibat pandemi-Covid-19 yang sangat dirasakan masyarakat, serta mengkonfirmasi pendistribusian sembako dan harganyaa, mengecek peredaran barang kadaluarsa, dan  timbangan. Setelah dari Solor, kami akan melanjutkan ke daratan Adonara,” urai Kadis Sipri Ritan.

Di aktivitas pemantauan tersebut, Tim Sipri Ritan pun melakukan penarikan terhadap produk makanan expired (Mie Goreng) yang ditemukan mereka. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment