BST Kabupaten Flotim, Dimanakah Rimbanya?

Bupati Flores Timur,Anton Hadjon menyerahkan nominal  BST Pusat kepada warga penerima, dalam acara Launching Pembayaran BST Pusat oleh PT.Pos (Persero) Indonesia Cabang Flores Timur di Kecamatan Tanjung Bunga beberapa waktu lalu. Foto: BNN/ Doc/ Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Pembayaran Bantuan Sosial Tunai (BST) Pusat  Tahap I di Kabupaten Flores Timur kini memasuki periode ketiga, bulan Juni. Seiring dengan lancarnya penyaluran bantuan Pemerintah Pusat bagi warga pra sejahtera yang terkena dampak Covid-19 tersebut , BST Kabupaten Flotim, dimanakah rimbanya?

Rencana pemanfaatan dana 4,5 milyar yang telah terpetakan dari  6 milyar dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari total 14 milyar dana penanganan Covid-19 yang telah teralokasikan Pemkab Flotim di pertengahan Maret 2020 silam  itu, kini masih berkutat pada aktivitas penghimpunan data.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (22/6), Pelaksana Tugas(Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur, Anselmus Yohanes Maryanto terkait rencana  pemanfaatan  4,5 milyar dana yang diperuntukan untuk urusan BST tersebut,mengakui pihaknya kini sedang melakukan pendataan calon penerima BST Kabupaten sambil menanti realisasi BST Propinsi.

Plt.Kadis Sosial Flotim, Anelmus Y.Maryanto

“Untuk BST Propinsi, Kabupaten Flotim mendapat kuota 2.739. Dan memang, kami selalu ditanyakan, kapankah BST propinsi itu dibayarkan? Hingga kini belum ! Masih dalam proses! Sedangkan terkait BST Kabupaten, tim Dinsos Flotim kini sedang menghimpun data. Pendataan tersebut lebih disasarkan pada kelurahan, lantaran kelurahan tidak memiliki anggaran BLT sebagaimana Desa. Kami masih melakukan pendataan, sambil berkoordinasi dengan instansi teknis lainnya untuk menyepakati formula pembayarannya. Apakah penyaluranya melalui pihak bank, atau tugas pembayaran itu diberikan kepada intansi teknis ? Karena tugas kami (Dinsos) adalah hanya sebagai penyedia data, bukan penyedia uang !”ujar Anselmus Yohanes Maryanto yang diamini Ferry Beribe, Kabid Penanganan Fakir Miskin pada Dinsos Flotim.

Untuk diketahui, dari  total 6 milyar dana JPS, Pemkab Flotim kemudian membagikan 1,5 milyar untuk membantu mahasiswa asal Flotim yang  memilih  untuk tidak pulang kampung pada situasi pandemi Covid-19 ini. Sisanya 4,5 milyar, dimanfaatkan untuk membantu warga (KK) pra sejahtera di Flotim yang terkena dampak Covid-19.

Sasarannya pun ditujukan bagi warga (KK) pra sejahtera yang belum terakomodir dalam daftar penerima BST Pusat, BST Propinsi, BLT Dana Desa maupun penerima dana PKH dan BPNT.

Selain dana 6 milyar tersebut, dari total 14 milyar itu, Pemkab Flotim pun membagikan 6 milyar untuk penanganan Kesehatan dan 2 milyar untuk kegiatan  Pemulihan Ekonomi. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment