Mantan Perbekal Pemecutan Kaja AA. Ngurah Arwatha saat menjalani sidang di Pengadilan.Foto:BNN/dok

Denpasar | balinewsnetwork.com – Tim jaksa Kajari Denpasar yang sebelumnya mengambil sikap pikir-pikir atas vonis bebas yang jatuhkan majelis hakim terhadap mantan Perbekal Pemecutan Kaja, AA Ngurah Arwatha (47) yang didakwa melakukan tindak pidana korupsi, akhirnya menyatakan kasasi.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidus) Kejari Denpasar I Nengah Astawa, Kamis (11/6/2020) mengatakan, per hari ini, pihaknya resmi menyatakan kasasi atas putusan bebas tersebut.

“Setelah berkoordinasi dengan pimpinan, akhirnya kami sepakat untuk melakukan perlawanan melalui jalur kasasi ke Mahkamah Agung,” kata Astawa yang ditemukan di ruang kerjanya.

Menurut Astawa, pihaknya mengajukan kasasi karena ada perbedaan mendasar antara jaksa dengan majelisnya hakim yang menyidangkan perkara. “Perbedaan pendapat itu pasti ada, tapi apa itu, untuk pastinya kami harus menunggu putusan lengkap dari pengadilan,” tegas Astawa.

Tapi menurut Astawa lagi, pihaknya memiliki keyakinan bahwa di tingkat kasasi putusan hakim bisa saja berbeda. Apalagi putusan tingkat pertama ini jelas-jelas bahwa satu hakim menyatakan sependapat dengan jaksa ( disenting opinion).

“Artinya masih ada peluang untuk menang di tingkat kasasi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, majelis hakim Tipikor Denpasar pimpinan Angeliki Handajani Day menjatuhkan vonis bebas terhadap AA. Ngurah Arwatha karena dianggap tidak terbukti melakukan tindak pidananya korupsi upah pungut.

Meski demikian, dari tiga hakim yang menyidangkan perkara ini, satu orang hakim, yaitu hakim ketua mengatakan sependapat dengan jaksa, namun dua hakim lainya menyatakan tidak sependapat dengan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment