Warga Binongko Tolak Test Rapid, Ini Sikap Tegas Dandim 1624 Flotim

Situasi Pertemuan Satuan Gugus Tugas Kecamatan Adonara bersama warga di Dusun Binongko, Desa Sagu, Minggu (31/5). Kesepakatan tersebut berujung pada penolakan ke-22 warga untuk menjalani Test Rapid pada  Senin (1/6). Foto : BNN/doc.ako/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com- Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1624 Flores Timur, Letkol inf Komang Agus sangat menyayangkan aksi penolakan ke -22 warga  Dusun Binongko, Desa Sagu, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur untuk menjalani pemeriksaan Rapid pada Senin (1/6) kemarin.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (2/6), Dandim 1624 Flotim tersebut secara tegas mengungkapkan penyesalannya atas sikap warga yang menolak pelaksanaan Test Rapid tersebut.

Setelah mendapat laporan terkait kondisi tersebut, dirinya bahkan langsung mengontak Danramil Adonara  dan memerintahkan Danramil Adonara untuk terus melakukan  pendekatan persuasif humanis dan memberikan pemahaman kepada mereka akan pentingnya pemeriksaan tersebut.

Bagi Letkol Komang Agus, semua warga wajib patuh terhadap usaha pemutusan mata rantai Covid-19 ini. Olehnya, pihaknya akan melancarkan penekanan, apa bila upaya persuasif ini tetap tidak dituruti warga.

“Kami sangat menyayangkan kejadian kemarin. Setelah dilaporkan Danramil Adonara dan Ketua Pelaksana Gugus Tugas Kabupaten Flotim kemarin, saya langsung mengontak Danrmil Adonara dan memerintahkan untuk terus melakukan pendekatan persuasif-humanis dan memberikan pemahaman serta edukasi kepada warga disana akan pentingnya pemeriksaan, baik Rapid maupun SWAB. Warga seharusnya bersyukur akan upaya Satuan Gugus Tugas ini, karena dengan menjalani pemeriksaan warga  mengetahui secara pasti, apakah dirinya reaktif atau tidak. Kalau Reaktif  Rapid maupun Terkonfirmasi Positif SWAB, kan mendapat perawatan. Bukan dikucilkan, namun dirawat hingga sembuh,” tandas Dandim 1624 Flotim yang juga adalah Wakil Ketua III Satuan Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flotim tersebut.

Tak butuh waktu lama, pendekatan persuasif yang diperintahkan kepada jajarannya itu hanya berlaku untuk hari ini dan atau besok. Bagi Dandim 1624 Flotim itu, ke-22 warga yang berdasarkan hasil tracking telah melakukan kontak erat dengan Pasien 02 tersebut harus segera menjalani pemeriksaan Rapid maupun SWAB.

“Kalau soal teknis pemeriksan, nanti Jubir Gugus Tugas Kabupaten yang jelaskan. Namun terkait dengan kondisi penolakan ini, kemarin, saya telah perintahkan Danramil Adonara untuk intensifkan pendekatan persuasif-humanis dalam rentang waktu satu atau dua hari ke depan. Kami akan segera lakukan koordinasi dengan Tim Satuan Gugus Tugas Kabupaten untuk secepatnya melaksanakan Test Rapid itu, dan saya pun akan segera berkoordinasi dengan Kapolres Flotim untuk menyiapkan langkah selanjutnya, bila upaya persuasif ini tidak dituruti warga,” ujar Dandim Komang Agus .

Menurut rencana, hari ini, Rabu (3/6) Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur akan turun ke Desa Sagu dan memberikan pemahaman kepada ke-22 warga yang teridentifikasi telah melakukan kontak erat dengan Pasien 02 Flotim.

Dikonfirmasi secara terpisah, Selasa (2/6) pukul 15.30 wita, Ketua Pelaksana Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur, Paulus Igo Geroda yang didampingi Jubir Gugus Tugas, dokter Ogie Silimalar dan Kalak BPBD, AL Betan  di ruang kerjanya, mengakui pihaknya telah merencanakan untuk melakukan pertemuan dengan ke-22 warga hasil tracking itu pada Rabu (3/6) (hari ini).

“Tidak ada kata menyerah bagi kami. Demi melindungi masyarakat, kami akan terus berupaya meyakinkan warga akan pentingnnya pemeriksaan kesehatan, baik itu Test Rapid maupun SWAB. Besok, (hari ini), Satuan Gugus Kabupaten Flotim akan turun ke Desa Sagu dan memberikan pemahaman kepada warga di Dusun Binongko terkait pentingnya pelaksanaan pemeriksaan itu.” ujar Paulus Igo Geroda seraya menambahkan Gugus Tugas Kabupaten Flotim pun dapat bersikap tegas, bila upaya persuasif humanis itu tidak juga diindahkan warga.* (Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment