Hasil Pemeriksaan SWAB Itu Pekerjaan Ilmiah, Bukan Analisa Dukun!

Ketua Pelaksana Satuan Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur, Paulus Igo Geroda. Foto : BNN /Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Hasil pemeriksaan spesimen SWAB sebagaimana yang terumumkan selama ini, merupakan hasil dari pekerjaan ilmiah yang dilakukan oleh tenaga-tenaga ahli di bidangnya, dan keahlian tersebut diakui oleh negara, bukan hasil analisa dukun!,” demikianlah Ketua Pelaksana Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur, Paulus Igo Geroda  menanggapi derasnya  pernyataan-pernyatan miring yang ramai terhembuskan di media sosial Facebook maupun yang langsung terhembuskan ke tengah warga pasca terumumkannya AL (55) warga Desa Sagu Terkonfirmasi Positip Covid-19.

Bagi Ketua Pelaksana Satuan  Gugus Tugas Kabupaten Flores Timur itu, pernyataan-pernyataan tersebut hanya mau memperlihatkan kepada publik Flores Timur, betapa dangkalnya cara berpikir serta dangkalnya kadar intelektualitas  oknum-oknum itu.

“Bagi  kami, si tidak penting  menanggapi lentingan pernyataan-pernyataan tersebut, karena bagi kami itu cerminan kedangkalan berpikir serta kedangkalan kadar intelektualitas oknum-oknum tersebut. Namun kami sangat menyayangkan, tidak tau tapi  kog sok tau,sog jago! Anehnya lagi, memperlihatkan kedangkalan berpikirnya itu di medsos, bukannya  langsung datang dan menanyakan hal itu ke Satuan Gugus Tugas Kabupaten atau Pemerintah Kabupaten Flores Timur. Hasil pemeriksaan Laboratorium  itu adalah pekerjaan ilmiah bos, oleh tenaga-tenaga ahli dibidangnnya ,bos ! Mereka  pake sekolah dan keahliannya itu diakui oleh negara ! Pemerintah tidak asal mempekerjakan mereka ! Pemerintah tidak pungut orang dipinggir jalan dan menempatkan mereka untuk melakukan pemeriksaan spesimen SWAB ! Tidaklah,bos ! Seluruh tahapan hingga hasil yang terumumkan itu melalui tahapan-tahapan ilmiah, bukan analisa dukun ! Kami sangat meyayangkan pernyataan-pernyataan oknum-oknum yang masih saja mempersoalkan hasil Lab tersebut ! Bila masih ragu,dan terus mempersoalkan  hasil pemeriksaan itu, pergi sekolah saja, dan lakukan pemeriksaan  sendiri!,” tandas Paulus Igo Geroda dengan intonasi suara ditinggikan

Tak mau larut menanggapi lentingan pernyataan miring itu, Paulus Igo Geroda yang didampingi Kalak BPBD Kabupaten Flotim, Al Betan dan Jubir Satuan Gugus Tugas Kabupaten Flotim, dr. Agustinus Ogie Silimalar pun melanjutkan, konsentrasi Pemkab Flotim dan Satuan Gugus Tugas Kabupaten Flotim adalah terus bekerja keras  memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Flotim.

“Bahwa dalam kenyataannya, Flotim kini memiliki dua Pasien Terkonfirmasi Positip, ya kita tidak bisa pungkiri itu, dan kita tidak bisa menolak hasil pemeriksaan tersebut. Tugas Pemkab dan Satuan Gugus Tugas adalah mengupayakan penyembuhannya sambil melakukan pelacakan terhadap kemungkinan-kemungkinan kontak erat dan melakukan pemeriksaan Rapid dan SWAB bagi mereka yang telah berkontak erat dengannya,” tegas Paulus Igo Geroda  yang adalah Sekda Flores Timur itu.

Sementara itu terkait prosedur penyampaian hasil pemeriksaan Laboratorium, Satuan Gugus Kabupaten Flores Timur tidak serta merta mengumumkan ke publik, namun  setelah diumumkan oleh pihak Satuan Gugus Tugas Propinsi NTT.

“Sebagaimana halnya yang terjadi  sewaktu pengumuman Pasien 01 Flotim, Satuan Gugus Tugas Kabupaten Flotim baru mengumumkan setelah Gugus Tugas Nasional mengumumkannya dan dilanjutkan oleh Gugus Tugas Propinsi. Penyampaian hasil tersebut pun tetap  menyebutkan inisial pasien tersebut! Demikianlah etika-nya. Karena pemeriksaan itu bukan terjadi di sini!,” ujar Paulus Igo Geroda tegasi! (Emnir)

Editor : Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment