PN Denpasar Bantah Salinan Putusan Kasasi Ngendap 4 Tahun

Rotua Roosa Mathilda Tampubolon.Foto:BNN/pro

Denpasar | balinews.com – Salinan putusan kasasi terhadap Nana Juhariah terdakwa kasus narkotika dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang awalnya diberitakan ngendap di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terjawab sudah.

Rotua Roosa Mathilda Tampubolon selaku Sekretaris Panitera (Sekpan) PN Denpasar saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/5/2020) memang membenarkan bahawa majelis hakim kasasi menjatuhkan vonis terhadap Nana pada tanggal tanggal 3 Januari 2015.

Namun, PN Denpasar baru menerima bekas kasasi pada tanggal
18 September 2018.”Jadi tidak benar kalau putusan kasasi ini ngendap di PN Denpasar selama 4 tahun,” kata pejabat yang akrab disapa Matilda itu.

Dikatakan pula, tiga bulan setelah menerima bekas kasasi, pihaknya langsung mengirim pemberitahuan putusan ke Kejari Denpasar. Dan hal ini pun diakui oleh Kasipidum Kejari Denpasar I Wayan Eka Windanta.

Namun demikian, pihak Kejaksaan melalui Eka Windanta mengaku tidak bisa melakukan eksekusi terhadap terpidana hanya atas dasar akta pemberitahuan putusan kasasi tersebut.

Nah, terkait belum dikirimkan kutipan salinan ke Kejaksaan, Matilda mengaku seharusnya sudah dikirim. Tapi jika memang belum, dia berjanji akan secepatnya mengirim kutipan putusan atau salinan putusan ke Kejaksaan.

Seperi diketahui, terpidana Nana Juhariah ini, awalnya oleh majelis hakim PN Denpasar pimpinan Hadi Masruri, Januari 2014 lalu divonis bebas karena dianggap tidak terbukti melakukan tindak pidana narkotika dan TPPU.

Atas vonis itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Wayan Wiradarma yang sebelumnya menuntut agar Nana Juhariah dihukum 5 bulan langsung mengaku upaya hukum kasasi. Majelis hakim tingkat kasasi mengabulkam kasasi dan menghukum Nana Juhariah dengan pidana penjara selama 3 tahun.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment