Perkembangan Data Per Selasa 7 April 2020 yang diinput Posko Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur. Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Sebanyak 515 Pelaku Perjalanan dari total 1.231 pelaku perjalanan di Kabupaten Flores Timur telah mengakhiri masa karantina mandiri pada Selasa (7/4). Berdasarkan hasil pemantauan terakhir oleh Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ke-515  orang tersebut  dalam kondisi  sehat , dan menyisahkan 716 orang dalam pemantauan. Sedangkan jumlah ODP berkurang dua (2) , tinggal delapan (8) setelah keduanya dinyatakan sehat pada pemantauan terakhir masa karantina mandiri mereka tersebut .

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flotim, dokter Agutinus Ogie Silimalar kepada wartawan,  Rabu (8/4) di sela-sela persiapan lokasi Karantina Khusus bagi ke-22 eks penumpang Kapal Lambelu asal Flotim, mengakui berakhirnya masa karantina mandiri oleh ke-515 pelaku perjalanan tersebut.

Bersamaan dengan mereka, Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flotim pun membebaskan kedua ODP dari total 10 ODP yang dinyatakan sehat dihari terakhir pemantauan itu .Oleh karena itu per posisi Selasa, 7 April 2020, jumlah ODP di Kabupaten Flotim menjadi delapan (8).

“Berdasarkan rekapan data di hari Selasa, 7 April 2020, jumlah warga yang diskrining sebanyak 5.723. Ada penambahan 163. Dari total warga yang terskrining itu, terinventarisir ada 1.231 pelaku perjalanan,bertambah 10 orang dari hari sebelumnya. Dihari yang sama pula, terjadi pembebasan terhadap 515 pelaku perjalanan. Mereka ini telah mengakhiri masa karantina mandiri dan berdasarkan hasil pemantauan terakhir, semua mereka  sehat ! Kondisi yang sama pula  terjadi pada jumlah ODP kita. Dua dari 10 ODP kita pun mengakhiri masa karantina mandiri kemarin, dan berdasarkan hasil pemantauan terakhir,kedua ODP tersebut berkondisi baik atau sehat. Sehingga jumlah ODP kita pada posisi Selasa (7/4) berkurang dua,s isa 8 orang,” urai dokter Ogie Silimalar.

Kedua ODP yang bebas itu antara lain, satu (1) ODP asal Kecamatan Tanjung Bunga dan satunya lagi dari Kecamatan Adonara Timur. Sementara itu ODP yang masih menjalankan masa karantina mandiri adalah 4  ODP asal Kecamatan Ile Mandiri, 1 dari Kecamatan Adonara Tengah, 1 ODP asal Kecamatan Solor Barat, dan 2 dari Kecamatan Solor Selatan. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment