Aneh, Bertemu dengan Pihak  Berpekara Hakim Rumega Sebut Bahas Covid 19

Ilustrasi.BNN/net

Denpasar | Balinewsnetwork.com -Wakil Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jayanegara mendadak muncul di Pengadilan Negeri Denpasar. Kedatangan Jayanegara disebut-sebut menemui Wakil Ketua Pengadilan Negeri Denpasar I Wayan Gede Rumega.

Anehnya, saat datang ke PN Denpasar, Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 10.00 WITA, Jayanegara tidak sendiri melainkan bersama I Gusti Made Namiartha mantan Perbekel Dauh Puri Klod dan suami Ni Luh Putu Ariyaningsih, terdakwa dalam kasus korupsi APBDes Dauh Puri Klod, Agus Wiragama.

Gusti Made Namiartha sendiri yang saat ini menjadi anggota DPRD Kota Denpasar namanya pernah disebut-sebut dalam kasus dugaan korupsi APBDes Dauh Puri Klod.

Dikonfirmasi hal ini, Waka PN Gede Rumega mengakui dirinya bertemu dengan Jayanegara untuk membicarakan masalah virus corona atau Covid-19.

“Tadi kami bicara soal Covid-19. Di sana saya sampaikan bahwa kami tidak punya anggaran untuk penyemprotan Covid-19. Jika bisa dibantu, kami minta bantuan tersebut tanpa ikatan,” ucapnya.

Disinggung apakah dalam pertemuan juga membicarakan kasus hukum yakni dugaan korupsi APBDes Dauh Puri Klod, lantaran dalam pertemuan ada suami terdakwa, Rumega menampik dengan alasan enggan membicarakan hal itu.

“Intinya tadi saya bicara minta bantuan Covid. Tidak ada membicarakan hal itu,” elaknya.

Pun saat ditanya maksud dan tujuan suami terdakwa ikut dalam pertemuan, lagi-lagi Rumega yang tak lain merupakan Ketua majelis dalam kasus korupsi Dauh Puri Klod, ini beralasan tidak mengenal suami terdakwa.

“Saya ndak tau dia siapa (suami terdakwa), kalau Perbekel tyang ingat, dalam pertemuan tadi banyak orang,” jelasnya.

Atas pertemuan yang berlangsung di N Denpasar selama sekitar 30 menit sekitar pukul 11.30 Wita hingga pukul 12.00 Wita. I Gede Rumega yang merupakan ketua majelis hakim dalam perkara yang menjerat Ni Luh Putu Ariyaningsih diduga kuat melanggar kode etik sebagai seorang hakim.

Sementara Nyoman Mardika selaku pelapor dalam kasus dugaan korupsi APBDes di Desa Dauh Puri Klod menanggapi serius pertemuan tersebut. Dia mengatakan, jika memang pertemuan itu ada,maka pihaknya akan melaporkan hakim Rumega ke Komisi Yudisial (KY).

“Saat ini saya sedang mencari data-data untuk kelengkapan berkas sebelum melaporkan adanya dugaan pelanggaran kode yang dilakukan oleh hakim Rumega KY,” bebernya.

Mardika juga merasa heran, jika memang kedatangan Jayanegara ke PN Denpasar berkaitan dengan penanggulangan penularan Covid 19 maka, jelas tidak ada kaitanya dengan Agus Wiragama yang merupakan suami dari terdakwa kasus korupsi APBDes di desa Dauh Puri klod.

“Ya, saya heran saja kalau memang membahas soal Covid 19, mengapa harus ada mantan Perbekel dan juga suami terdakwa. Namun demikian kami akan membahas persoalan ini dengan tim pengacara sebelum melaporkan hakim ke KY,” pungkas Mardika.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment