Di Tengah Pandemi Corona, Penyidikan Kasus Korupsi Tetap Jalan

Denpasar | Balinewsnetwork.com – Penyebaran virus Corona yang hingga saat ini belum mampu teratasi tak membuat penyidikan terhadap kasus tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali terhenti.

Hal ini seperti dituturkan oleh Kasi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejati Bali A. Luga Herlianto, SH., M.Hum saat dihubungi, Rabu (1/4/2020). “Penyidikan kasus korupsi tetap berjalan,” tegasnya.

Hanya saja tim penyidik lebih memfokuskan untuk melengkapi alat bukti dan barang bukti. “Penyidikan kasus korupsi itu kan tidak hanya memeriksa saksi tapi juga melengkapi alat bukti dan barang bukti,” sebut pejabat yang akrab disapa Luga itu.

Tapi menurut Luga, jika harus ada pemeriksaan saksi – saksi, maka akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian sesuai dengan standar yang diberlakukan oleh pemerintah terkait pencegahan virus Corona.

“Intinya dengan adanya virus Corona ini penyidikan terhadap kasus korupsi yang dilakukan oleh Kejati Bali tidak terhenti,” pungkas pejabat asal Sumatera Utara ini.

Seperti diketahui saat ini Kejati Bali tengah menangani kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar Tri Nugraha. Bahkan tim penyidik Kejati Bali belum lama ini memanggil Tri Nugraha untuk diperiksa sebagai tersangka.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment