Bupati Flotim Tutup Akses Kapal Pelni, Kurangi Frekuensi Operasional Kapal ASDP

Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon, ST. Foto: BNN/doc/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Berkonsentrasi penuh pada upaya membebaskan Flores Timur dari serangan virus Corona (Covid-19), Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon akhirnya melakukan penguncian atau penutupan  wilayah Pelabuhan Larantuka bagi pelayanan jasa Kapal Pelni. Sedangkan akses pelayanan jasa Kapal ASDP, Bupati Anton Hadjon meminta pihak ASDP untuk mengurangi frekuensi operasional pelayanannya.

Selain menerbitkan Surat Perintah Penutupan bagi Kapal Pelni  dan Pengurangan frekuensi  operasional bagi Kapal ASDP, Bupati Anton pun memberlakukan  perintah pengurangan frekuensi operasional pelayanan tersebut bagi armada laut dan darat dalam kota antar kabupaten dalam propinsi. Semisal Kapal Motor dengan rute Larantuka-Lewoleba (pp) dan sebaliknya, maupun angkutan darat (bus) dengan trayek Larantuka menuju kabupaten lain  dan sebaliknya.

“Saya barusan menandatangani (surat) keputusan ini, dan telah melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak-pihak terkait untuk dilaksanakan. Walau sifatnya sementara, namun penutupan bagi akses kapal Pelni dalam  situasi waspada Covid -19 ini adalah mutlak dan bersifat penuh. Akses pelayanan jasa bagi Kapal Pelni akan kita buka bila kondisi waspada Covid-19 ini dinyatakan telah stabil . Artinya, kedatangan Kapal Lambelu di Senin, 23 maret 2020 kemarin adalah pelayanan pelayaran Kapal Pelni yang terakhir untuk Flores Timur. Sedangkan akses  layanan jasa Kapal ASDP maupun armada laut dan darat antar kabupaten dalam propinsi, kita minta dikurangi frekuensi operasionalnya,” tandas Bupati Anton Hadjon  menjawab BaliNewsnetwork.com  di ruang kerjanya, Kamis  (26/3). (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment