IAI Cabang Flotim Alirkan Kasih Di Pulau Solor

Barisan IAI Cabang Flores Timur dalam Kegiatan Baksos Penyuluhan dan Pengobatan Gratis di Desa Kalelu, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur, NTT, Sabtu  (14/3). Foto: BNN/Emnir.

Solor/BaliNewsNetwork-Memanfaatkan waktu luang mereka, di Sabtu (14/3), barisan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Flores Timur melaksanakan Bakti Sosial :Penyuluhan dan Pengobatan gratis kepada masyarakat di Desa Kalelu dan Titehena, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur-NTT. Pemerintah Desa dan BPD bersama masyarakat di kedua desa tersebut sangat menikmati aliran kasih para Apoteker tersebut . Bagi mereka, karya amal warga Apoteker Flotim tersebut merupakan wujud Kasih Tuhan. Tuhan telah mengutus hamba-hambaNYA untuk datang menolong mereka, demikian yang diungkapkan Kepala Desa Kalelu, Wilem Ena.

Aula eks kantor desa Kalelu yang dijadikan sebagai tempat pelaksanaan penyuluhan dan pelayanan kesehatan oleh barisan Apoteker Cabang Flores Timur itu pun padat berisikan warga. Ratusan warga ,baik anak-anak, orang muda hingga para lansia dengan tekun mendengarkan penjelasan seputar  kehadiran warga Apoteker Kabupaten Flotim di desa Kalelu yang dipaparkan oleh Ketua IAI Cabang Flotim , Andreas Adi Hekin,S.Si, Apt, serta penyuluhan kesehatan yang dibawakan oleh Maria Lisinia,S.Farm,Apt dan Sesilia Nogo Ledor,S.Si,Apt.

“Bagi kami , perisitiwa hari ini adalah perisitiwa berahmat. Kami sangat senang atas terpilihnya desa Kalelu sebagai tempat kegiatan para Apoteker Flores Timur dalam Baksos mereka di Pulau Solor ini. Kami mencatatnya sebagai sebuah peristiwa bersejarah dan berahmat, karena berkat koordinasi yang mereka bangun, hari ini mereka hadir lengkap bersama tenaga labor dan dokter, hanya untuk melayani warga masyarakat kami. Luar biasa, hari ini Tuhan mengutus hamba-hambaNYA ke sini dan menolong kami.”ungkap Kepala Desa Kalelu,Wilem Ena dalam sambutannya.

Aktivitas yang dilakukan secara  sukarela sebagai wujud  darma bahkti mereka dalam pembangunan di bidang kesehatan itu, lantas terpadukan dalam pelayanan Tiga Meja. Meja pertama menjadi sentral pendaftaran dan pemeriksaan ringan seperti tensi dan timbang berat badan. Di meja tersebut, terlihat gabungan nakes desa Kalelu dan nakes dari Puskesmas Menanga (Solor Timur) serta beberapa  anggota IAI Flotim, dengan ramah melayani warga dalam pemeriksaan ringan.

Meja Kedua menjadi tempat sentral pemeriksaan darah dan pelayanan dokter .Tenaga Labor dari Puskesmas Ritaebang, Stefan Keban dan Dokter Dawar Sitaba Kleruk pun dengan  ramah melayani  warga, usai menjalani pelayanan di Meja Pertama itu. Komunikasi dan sentuhan humanis di meja pelayanan II, membuahkan goresan resep dari dokter Dawar Sitaba Kleruk.

Sembari memegang resep dokter, satu persatu warga yang telah terlayani di Meja II itu menuju barisan Apoteker di Meja III. Menyambut mereka  dengan ramah, lembaran berisikan resep dokter tersebut langsung diterjemahkan mereka dengan gesit. Beragam obat untuk membereskan keluh kesah warga seperti gastritis, ispa, hipertensi, dermatitis iritasi sebagaimana yang tertorehkan dalam lembaran resep dokter Dawar S.Kleruk tersebut pun diserahkan Agata Lipat Mangan, Siti Rukiah, Sesilia Ledor dan Yohanes Tokan seraya mengaliri pesan KIE yang ramah dan humanis .

Sementara itu di Meja Perobatan ,nampak Ina Suban Elisabeth, Oya Dominika Puara, Getrudis Balawala, Fani Yuliana Fosh, Cahya Damariah Syukur, Maria Natalia Mud, Anastasia Kean, Vianey Lamablawa, Calista Ujan, Yosefina Babe, penuh siaga dan sigap menindaklanjuti resep dokter yang tersodorkan kepada mereka dari Meja KIE (Meja III) .

Klemes Meman (70) salah seorang warga desa Kalelu kepada BaliNewsNetwork.com usai menjalani seluruh prosesi pelayanan tersebut mengaku sangat senang menikmati pelayanan para Apoteker Flotim tersebut.

“Saya memang sedang sakit, dan luar biasa hari ini saya menikmati pelayanan dengan mudah dan gratis pula. Mereka semua dengan ramah, dan jujur, saya menikmati sungguh pelayanan mereka ini.” jjar Klemens Meman sembari memperlihatkan obat yang diterimanya. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment