Polres Badung  Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Noval Meninggal Dunia

Badung – BaliNewsNetwork.com | Satreskrim Polres Badung, Kamis (13/2/2020) menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh Ahmad Fauzi alias Fauzi dan Yeko Wahyudi alias Yeko yang membebkan Moh. Zuri alias Noval meninggal dunia pada 1 Januari 2020 di Canggu.

Rekonstruksi di gelar di lapangan Polres Badung, sekitar pukul pukul 10.30 wita. Dalam rekonstruksi itu kedua pelaku memperagakan 13 adegan saat membunuh Moh. Zuhri ( Noval ), yang disaksikan oleh para saksi.

“Rekonstruksi dilakukanuntuk melengkapi berkas penyidik, agar lengkap sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Wakapolres Badung Kompol Sindar Sinaga, SP didampingi Kasubbaghumas Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa, SH kepada awak media saat Press Conference di Loby Mapolres Badung.

Rekonstruksi itu tak hanya disaksikan penyidik kepolisian, tapi juga perwakilan Kejaksaan Negeri Badung dan para saksi. Mereka memperhatikan adegan yang diperagakan pelaku dengan teliti. 

“Begitu juga dengan JPU (Jaksa Penuntut Umum) biar memiliki gambaran kejadian yang dilakukan oleh pelaku,” ucapnya. Adegan pemukulan secara bersama oleh kedua pada adegan 7.

Awalnya pelaku mendengar keributan di luar bedeng, kemudian pelaku Yeko melerai keributan tersebut, namun korban memukulnya, kemudian diadegan ke 7, Pelaku Yeko membalas memukul korban sebanyak 2 kali menggunakan tangan kanan mengepal sekuat tenaga dan mengenai dada korban sehingga korban terjatuh (disaksikan oleh saksi Habibi).

Melihat korban terjatuh  Pelaku Ahmad Fauzi langsung ikut memukul korban dengan menggunakan kedua tangan mengepal mengenai wajah korban sebanyak kurang lebih 5 kali (disaksikan oleh saksi Habibi).

Kemudian kedua pelaku melarikan diri masuk kerumah bedeng milik saksi Habibi saat Pecalang datang. Sedangkan  korban sembunyi di semak-semak dekat dengan bedeng.

Berselang beberapa menit pelaku Fauzi  keluar bedeng untuk buang air kecil (tepatnya di dekat semak-semak tempat korban bersembunyi). Saat Korban melihat pelaku didekatnya, lalu Ia mengatakan “Ngapain kamu disini”  (dengan nada menantang),

Pelaku Fauzi menghampiri korban lalu menendangnya  berkali – kali dan dilanjutkan dengan memiliki korban berkali kali hingga menginjak-injak wajah korban hingga korban tidak sadarkan diri. Kemudian pelaku meninggalkan korban seorang diri, pergi ke Bedeng Proyek di Monang-maning denpasar.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment