Konsumsi Sabu, Cewek Kafe Divonis 2,5 Tahun Penjara

Terdakwa Ambarika Dewi usai menjalani sidang dengan agenda putusan di PN Denpasar.Foto:BNN/pro

Denpasar – BaliNewsNetwork.com. | Ambarika Dewi (24) wanita cantik yang disebut sebut bekerja di salah satu tempat hiburan malam (kafe) dan sempat menangis saat dituntut 3 tahun oleh jaksa, pada sidang, Kamis (13/2/2020) bisa tersenyum lebar.

Pasalnya majelis hakim Pengadilan Negri (PN) Denpasar pimpinan I Wayan Kawisada dalam amar putusannya hanya menjatuhkan hukuman 2 tahun dan 6 bulan (2,5 tahun) penjara.

Majelis menyatakan terdakwa yang dampingi tim kuasa hukum dari PBH Peradi Denpasar itu terbukti bersalah menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri. Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU narkotika.

“Menghukum terdakwa Ambarika Dewi oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan dipotong selama terdakwa dalam tahanan,” tegas hakim dalam amar putusannya sembari meminta terdakwa untuk menjawab apakah menerima atau bendung.

“Setelah kami berbicara dengan terdakwa, kami menyatakan menerima yang mulia,” ujar tim kuasa hukum terdakwa. Begitu pula dengan jaksa Dina Sitepu yang diwakili jaksa  Mia Fida juga menyatakan menerima.

Seperti diketahui, tindak pidana yang dilakukan terdakwa ini berawal pada 6 Oktober 2019 sekitar pukul 00.15 Wita, saat dia menelpon seseorang bernama Koko Anton (DPO) untuk memesan sabu seharga Rp 650 ribu.

Tak  berselang lama, Koko Anton mengirim alamat tempat paket sabu ditempel yakni di atas tembok depan salah satu Ruko di perumahan  Amerta Wisata Jalan Pulau Galang, Denpasar.

“Terdakwa langsung menuju alamat yang dimaksud dan setibanya di tempat tersebut, terdakwa menemukan tempelan sabu berbalut plester warna hitam lalu terdakwa masukan ke dalam BH (pakian dalam) dan terdakwa kembali kamar kosnya,” beber Jaksa Dina.

Setibanya di kamar kos, terdakwa langsung membuka bungkusan paket itu yang didalam terdakwa satu buah plastik klip berisi sabu dan terdakwa langsung memakai sabu tersebut.

Sedangkan sisa sabu tersebut terdakwa pecah menjadi empat plastik klip dan menyimpannya di dalam bekas kotak cutton bud lalu disebumbunyikan di bawah kasur.

Beberapa jam kemudian, petugas dari Satnarkoba Polresta Denpasar mendatangi kamar kos terdakwa yakni  Kamar 102 Nantha Sari Homestay Jalan Penataran Sari No.4A, Pemongan Denpasar. Terdakwa pun ditangkap dan dari pengeledahan ditemukan barang bukti 4 plastik klip berisi sabu.

Setelah ditimbang barang bukti sabu tersebut diperoleh berat bersih masing-masing yakni 0,10 gram (kode A), 0,10 gram (kode B), 0,6 gram (kode C), dan 0,3 gram (kode D).(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment