Lima Pasien Klinis DBD Dirujuk Lagi Pihak Puskesmas Ritaebang

Pasien yang secara klinis terindikasi DBD asal Solor Barat, kembali dirujuk pihak Puskesmas Ritaebang. Foto: BNN/Emnir.

Solor-Larantuka/BaliNewsNetwork-Puskesmas Ritaebang kembali merujuk lima (5)  pasien ke RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka, Rabu (13/2). Kelima (5) pasien tersebut secara klinis memperlihatkan gejalah-gejalag DBD. Tiga (3) pasien berasal dari desa Kalelu dan dua (2) lainnya dari desa Titehena, Kecamatan Solor Barat. Dokter Adrianus Hongi Rau merujuk kelima pasien tersebut dengan rincian, 2 pasien (Kalelu) masuk ruangan UGD, dan 3 lainnya  (2 Titehena,1 Kalelu) di Poli Anak.

Sebagaimana yang disaksikan BaliNewsNetwork.com, kelima pasien tersebut diberangkatkan dari Puskesmas Ritaebang dengan menggunakan mobil ambulance menuju pelabuhan desa Pamakayo (18 km), untuk selanjutnya ke Larantuka dengan menggunakan kapal motor  dijadwal pagi ( pukul 08.00 wita).

“Ini kali keenam, kami merujuk pasien yang secara klinis mengarah ke DBD. Bila ditambah dengan 5 pasien  pagi ini, maka sudah ada 29 pasien terhitung sejak tanggal 4 peberuari 2020 silam. Dominasi berusia balita, dan terbanyak berasal dari desa Kalelu. Hanya sejak Senin (10/2) kemarin, tidak hanya pasien dari Kalelu, namun sudah bercampur dengan pasien yang berasal dari desa tetangganya, Titehena !  Ada 3 pasien dari ke-7 yang kami rujuk itu, berasal dari desa Titehena. Sedangkan pagi ini, dari ke-5 pasien , 2 pasien juga berasal dari Titehena, 3 lainnya dari Kalelu.” urai Vany Koten,petugas medis dari PKM Ritaebang yang mengawal  pasien rujukkan tersebut.

Rekapan BaliNewsNetwork.com, dari total  24 pasien yang direkomendasikan dokter Adrianus Hongi Rau  untuk dirujuk ke RSUD Larantuka (4 -10 Pebruari 2020 ) tersebut 6 di antaranya positip DBD berdasarkan hasil pemeriksaan pihak RSUD Larantuka. Empat (4) pasien positip DBD berasal dari desa Kalelu, dan 2 berasal dari desa Titehena.

Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur bahkan langsung menurunkan timnya untuk melakukan Fogging di kedua desa tersebut pasca mengetahui ada pasien yang positip DBD. Untuk desa Kalelu, tim Dinkes melakukan Fogging pada Jumad (8/2) pada desa Titehena, Fogging dilaksanakan pada Selasa (11/2) langsung dipimpin oleh Kadis Kesehatan, dokter Agustinus Ogie Silimalar. (Emnir)

 

Edito : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment