Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Bule Australia yang Masih Jalani Rehabilitasi Ajukan Pembelaan

Rawson Ricky Shane, bule Australia yang dituntut 1,5 tahun penjara.Foto:BNN/pro

Denpasar-Balinewsnetwork.com | Rawson Ricky Shane (56) seorang warga Australia yang masih berbekal surat rehabilitasi dan diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar karena kasus narkoba, pada sidang Rabu (5/2/2020) dituntut hukuman 1 tahun dan 6 bulan (1,5 tahun) penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewa Nyoman Adiputra dalam amar tuntutannya yang dibacakan di muka sidang pimpinan Hakim Esthar Okatavi menyatakan terdakwa terbukti bersalah menyalahgunakan narkoba bagi dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU narkotika. “Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan,” ujar jaksa dalam surat tuntutannya yang dibacakan.

Atas tuntutan itu, terdakwa  yang tidak ditahan di Rutan LP Kerobokan, melalu kuasa hukumnya Ali Sadikin,SH menyatakan akan mengajukan pembelan secara tertulis.

“Kami ajukan plaedoi tertulis untuk sidang selanjutnya,” pinta Pengacara terdakwa dihadapan Hakim Ketua, Estar Oktavi,SH.MH.

Untuk diketahui, terdakwa yang menjalani rehab jalan di Anargya Sober House ini, ditangkap pada 11 Oktober 2019 sekitar pukul 02.00 Wita bertempat di halaman Hotel Bisma Suite, Legian Kaja, Kuta, Badung. 

Beberapa jam sebelum ditangkap, terdakwa menyuruh seseorang beranam Reza (DPO) mencarikan paket sabu seharga Rp 700 ribu. Setelah mendapat paket sabu itu, terdakwa dan Reza kemudian memakainya di sebuah kamar kos di Jalan Padma, Kuta. 

Setelah menikmati barang terlarang itu, terdakwa kemudian kembali ke tempatnya menginap di Hotel Bisma Suite dan membawa sisa paket sabu yang dibelinya. Belum sempat tidur, digrebek Polisi dan digeledah ditemukan 1 buah paket sabu dan 1 buah bong. 

“Bahwa terdakwa tidak memiliki izin dari pejabat yang berwenang untuk memiliki, menyimpan atau mengusai serbuk kristal bening mengandung sabu dengan berat 0,09 gram,” kata Jaksa Wira.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment