Rusak Pintu Gerbang Vila, Bule Asal Swiss Diadili

Luzi Cadisch, bule asal Swiss yang menjadi terdakwa dalam kasus pengerusakan.Foto:BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Bule atau warga negara Swiss bernama Luzi Cadisch (65) harus diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar karena diduga melakukan tindak pidana pengerusakan yaitu merusak pintu gerbang di kawasan Vila Kuta Regancy di Jalan Kubu Anyar.

Menariknya, terdakwa sendiri adalah salah satu penghuni Vila tersebut. Dalam dakwaan jaksa yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan I Gede Rumega diterangkan, kasus ini terjadi pada tanggal 21 Juli 2019 lalu sekira pukul. 08.00 WITA.

Diketahui, pembangunan pintu gerbang itu dibangun olah saksi korban Rudi Hartono Iskandar dengan menggunakan biaya sendiri. Dan pembangunan pintu gerbang itu sudah mendapat izin dari penguni Vila lainnya.

Pintu gerbang yang dibangun saksi korban adalah pintu otomatis yang bisa dikendalikan dengan menggunakan remote kontrol dan kode PIN.

Kejadian yang akhirnya menyerat terdakwa hingga ke pengadilan ini berawal saat ada sebuah truk yang akan mengangkut sampah melintas. Melihat itu, terdakwa lalu membuka dua buah baut gerbang otomatis yang menghubungkan pegas otomatis dengan pintu.

Namun akibat perbuatan terdakwa dengan melepas baut tersebut membuat pegas pegas yang tersambung pada mesin konektor pada pintu tersebut tidak bisa digunakan lagi alias rusak. Akibat rusaknya mesin otomatis pada gerbang tersebut saksi korban mengalami kerugian Rp 35 juta.

Akibat perbuatannya, terdakwa dijerat dengan Pasal 405 ayat (1) KUHP tentang pengerusakan dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 4.500. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment