Dua Desa di Solor Ditetapkan Sebagai Desa Lengkap

Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Flores  Timur, Ludgardis Blitanagy, S.Sos. Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Dua   desa  dari 7 desa sasaran program Pengukuran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019 di Kabupaten Flores Timur ditetapkan sebagai Desa Lengkap. Kedua desa tersebut adalah Desa Watobuku, di Kecamatan Solor Timur, dan Desa Knere, Kecamatan Solor Selatan. Sebelumnya, pada tahun 2017, desa Nuri di Kecamatan Ilebura, ditetapkan sebagai Desa Lengkap dalam program ini.

Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Flores Timur, Ludgardis Blitanagy, S.Sos yang dikonfirmasi BaliNewsNetwork.com terkait realisasi program PTSL Tahun 2019  di ruang kerjanya, Senin (13/1) menjelaskan,  pihaknya telah menyelesaikan target capaian PTSL untuk Kabupaten Flores Timur pada bulan Oktober 2019.

Frans Kolin, Kasubag TU dan Ludgardis Blitanagy,S.Sos (kanan)

“PTSL merupakan program strategis pmerintah pusat. PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua  obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa  atau kelurahan. Ada dua agenda besar di dalamnya, yakni pemetaan bidang tanah menuju Desa Lengkap  yang di tahun 2019 ini, Flotim mendapat kuota 4.500 bidang, dan penerbitan sertifikat tanah sebanyak 3.000 seritikat tanah  yang disasarkan pada Desa Balukhering (Kecamatan Lewolema), Desa Kobasoma (Titehena), Desa Lewohedo dan Desa Watobuku (Solor Timur), Desa Knere (Kecamatan Solor Selatan ) serta desa Baya dan Bidara (Kecamatan Adonara Tengah). Semuanya terselesaikan, 100 persen, sesuai target, dan kami  pun sudah menyerahkan sertifikat itu kepada masyarakat di desa sasaran. Untuk Desa Balukhering, diserahkan langsung oleh Bupati Flores Timur pada 5 Desember  2019,” urai  Ludgardis Blitanagy yang didampingi Frans Kolin, Kasubag Tata Usaha Kantor Pertanahan Nasional Flotim.

Capaian serupa berhasil ditorehkan barisan Ludgardis Blitanagy pada kegiatan registrasi pensertifikatan tanah pertanian dan tanah perkebunan. Sebanyak 1.500 sertifikat tanah pertanian dan perkebunan sesuai kuota di tahun 2019, kini siap untuk diserahkan kepada warga penerima di 6 desa sasaran. Yakni Desa Kalelu, Desa Titehena, dan Desa Nuhalolon (Nusadani) di Kecamatan Solor Barat., Desa Sulengwaseng (Kecamatan Solor Selatan), Desa Kobasoma (Kecamatan Titehena), serta  Desa Hala Kodanuan (Kecamatan Ile Mandiri).

Sementara itu  pada  tahun 2020 ini, Kabupaten FLores Timur sebagaimana  diterangkan Ludgardis Blitanagy, kebagian kuota  2.000 sertifikat tanah dan 3.500 Pemetaan Bidang Tanah dalam program PTSL  dengan wilayah sasaran Desa Ratulodong dan Kelurahan Lewolere. (Emnir)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment