TA 2020, Pemkab Flotim Alokasikan 11 Milyar Untuk Bangun Jalan di Pulau Solor

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Flores Timur, Dominikus Demon. Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Pemerintah Kabupaten Flores Timur pada tahun anggaran 2020 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11,8 miliar untuk pekerjaan peningkatan mutu  jalan kabupaten di Pulau Solor. Ada dua ruas jalan yang bakal dikerjakan menggunakan dana APBD II TA 2020 tersebut, yakni ruas jalan Ritaebang-Tanahlein yang dibiayai melalui DAK sebesar Rp 9 miliyar dan sambungan pekerjaan pada ruas jalan Lebao-Lewograran dengan anggaran DAU sebesar Rp 2,8 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Flores Timur, Dominikus Demon yang dikonfirmasi BaliNewsNetwork.com di ruang kerjanya, Senin (13/1) mengungkapkan, dari total 12 paket pekerjaan infrastruktur jalan pada tahun anggaran 2020 ini, dua di antaranya berada di Pulau Solor, yakni ruas jalan Ritaebang-Tanahlein di wilayah Solor Barat, dan sambungan pekerjaan pada ruas jalan Lebao -Lewograran  di wilayah Solor Timur bagian selatan.

“Pekerjaan ruas jalan Ritaebang-Tanahlein dibiayai oleh DAK sebesar Rp 9 miliar, sedangkan pada ruas jalan Lebao-Lewograran,dibiayai oleh DAU dengan anggaran  Rp 2,8 miliar. Untuk paket DAK pada tahun anggaran 2020 ini, dari total 4 paket DAK, hanya ada dua ruas jalan yang mendapat alokasi anggaran DAK terbesar, yakni ruas jalan Ritaebang-Tanahlein (Kecamatan Solor Barat) dan ruas jalan Mulobang-Walang (Kecamatan Tanjung Bunga) masing-masing  sebesar Rp 9 miliar,” papar Domi Demon, sembari menambahkan dua paket DAK lainnya tersebar pada ruas jalan Pandai-Demodei di Kecamatan Wotan Ulumado dengan alokasi anggaran Rp 4,7 miliar, serta ruas jalan Waiwadan Kecamatan Adonara Barat) ke Waibreno (Desa Baya, Adonara Tengah) dengan besaran Rp 4 miliar lebih.

Dua Paket DAK TA 2019 Belum Selesai

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Flores Timur tersebut pun mengakui ada dua paket DAK yang dikelolah pihaknya di TA 2019, belum rampung. Kedua paket tersebut adalah pekerjaan pembangunan irigasi Waikelak, Bendona dan pekerjaan peningkatan jalan pada ruas jalan Oka-Watowiti.

Untuk paket pembangunan irigasi Waikelak, Bendona,  menurut Domi Demon, hingga memasuki pertengahan Januari 2020 ini, mengalami perkembangan kemajuan fisik pada hitungan 80-an persen. Sedangkan paket pekerjaan peningkatan ruas jalan Oka-Watowiti, baru mencapai 30-an persen. (Emnir)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment