Jadi Tersangka, Mantan Bendahara Desa Dauh Puri Klod Siap Jadi Justice Collaborator

Denpasar/BaliNewsNetwork-Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Desa di Desa Dauh Puri Klod dan dijebloskan ke LP Kerobokan, Ni Luh Putu Ariyaningsih mengaku siap untuk buka suara (Justice Collaborator) terkait siapa saja yang ikut menikmati uang negara itu.

Hal ini sepeti utarakan Nyoman Mardika, selaku pelapor dalam kasus ini saat dihubungi, Minggu (29/12/2019). Mardika mengatakan, dirinya sering berkomunikasi dengan keluarga Ariyaningsih. “Awalnya kan keluarga tersangka ini ngotot bahwa tersangka tidak bersalah, tapi sekarang beda lagi,” ungkap Mardika.

Selain itu, kata Mardika, orang tua tersangka juga sering menanyakan kelanjutan kasus yang menjerat anaknya itu. Bahkan sempat juga pihak keluarga Ariyaningsih meminta bantuannya agar nantinya anaknya tidak dihukum berat.

Terkait hal itu, Mardika menjawab bahwa, yang bisa meringankan hukuman Ariyaningsih adalah dirinya sendiri. “ Saya sarankan, kalau mau dapat hukuman ringan, saat sidang nanti bicara saja terus terang, bongkar siapa saja yang ikut terlibat. Dan ternyata itu juga kemauan dari Ariyaningsih,” kata Mardika yang juga aktivis anti korupsi.

Singkat cerita, menurut Mardika, Ariyaningsih siap menjadi justice collaborator (JC) .”Kata orang tuanya, dia (Ariyaningsih) siap jadi justice collaborator. Tapi saya juga tidak bisa pastikan, lihat saja nanti perkembangannya seperti apa. Tapi kalau memang ingin hukumannya ringan, jalan satu satunya yang harus jadi justice Collaborator, “ pungkas Mardika

Mardika juga mengatakan juga sempat menanyakan soal perkembangan kasus ini kepada Kasi Pidsus, I Nengah Astawa apakah akan ada tersangka baru atau tidak. Namun saat itu Astawa hanya menjawab mohon bantuan doa. “Saya tanyakan, kapan ada tersangka lagi, dan dijawab minta doanya saja,” tutup Mardika.

Sementara Kejari Denpasar melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) I Gusti Ngurah Agung Ary Kusuma menyambut baik saat dimintai tanggapan soal rencana Ariyaningsih menjadi justice collaborator. Bahkan pejabat yang akrab disapa Gung Ary ini mengatakan, dulu pihaknya pernah menawarkan kepada Ariyaningsih untuk jadi justice collaborator.

“Dulu waktu Ariyaningsih belum jadi tersangkanya, sempat kami tawarkan agar menjadi justice collaborator, tapi saat itu dia tidak menjawab. Nah kalau sekarang dia berpikir ingin menjadi JC, kami sangat menyambut baik niat itu, ” ungkap Gung Ary.

Tapi, kalau niat Ariyaningsih menjadi JC hanya untuk mendapat hukuman ringan, itu tidak cukup. Menurut Gung Ary masih ada beberapa syarat lagi yang salah satunya adalah mengembalikan kerugian negara.”Karena tujuan dari penindakan kasus korupsi adalah untuk mengembalikan kerugian negara, ” pungkas Gung Ary.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment