Bawa 24 Biji Ganja dari Belanda,  Warga Peru Divonis Rehabilitasi

Giacomo Belatin Indiveri, warga Peru yang divonis rehabilitasi. Foto: BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Vonis atau hukuman rehabilitasi kembali dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terhadap warga negara asing yang terjerat kasus narkotika di Bali.

Kali ini giliran warga negara Peru bernama Giacomo Belatin Indiveri (39) yang sebelumnya ditangkap di Bandara Ngurah Rai, 13 Agustus 2019 sekira pukul 11.20 WITA karena membawa 24 biji ganja yang divonis menjalani rehabilitasi.

Majelias hakim pimpinan Angeliki Handajani Day dalam sidang, Senin (09/12/2019) dalam amar putusannya menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) UU narkotika.

Yaitu, tanpa hak atau melawan hukum melakukan tindak pidana menyalahgunakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman bagi dirinya sendiri.

“Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun dengan ketentuan menjalani rehabilitasi selama 8 bulan, ” tegas hakim dalam putusannya yang dibacakan di muka sidang.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Paulus Agung yang sebelumnya menuntut agar terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 1,5 tahun. Atas putusan inj, terdakwa langsung menyatakan menerima.

Sementara JPU menyatakan pikir -pikir.”Kami pikir -pikir yang mulia, “kata Jaksa I Made Dipa Umbara yang mewakili Jaksa Paulus Agung.

Seperti diberitakan sebelumnya, terungkap dalam dakwaan, sebelum terdakwa ditangkap di terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai Denpasar, terdakwa terlebih dahulu berjalan-jalan bersama keluarganya ke beberapa negara.

Saat tiba di Red Line, Amsterdam, Belanda tanggal 10 Agustus 2019 terdakwa sempat membeli dan menggunakan biji ganja di salah satu restoran. Sehari setelah itu terdakwa kembali membeli biji ganja yang kemudian disimpan hingga akhirnya di bawah sampai ke Bali.

Saat terdakwa tiba di terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai 13 Agustus 2019 sekira pukul 11.20 WITA, petugas dari Bea Cukai melihat gerak-gerik terdakwa yang sangat mencurigakan.

Atas kecurigaan itu petugas lalu melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa dan juga barang-barang bawaannya. “Hasil pemeriksaan, petugas mengamankan 24 biji ganja seberat 0,46 gram yang disimpan di tas terdakwa,” tegas jaksa Kejati Bu itu dalam surat dakwaannya. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment