Lagi, Prajurit Posmat TNI AL Flotim Tangkap Nelayan Pengebom Ikan Asal Waiwuring

Danposmat TNI AL Flotim,Serka Mohammad Sangidun sedang melakukan interogasi terhadap Narsrum Dagam,salah seorang pelaku pengeboman ikan asal desa Waiwuring-Witihama, Flores Timur. Foto: BNN/doc.igun/Emnir.

 Larantuka/BaliNewsNetwork-Walau kendaraan patroli laut milik Posmat TNI AL Flores Timur dan Sea Raider milik WCS sedang dalam masa docking, tidak melunturkan semangat Komandan Posmat TNI AL Flotim, Serka Mohammad Sangidun untuk memburu nelayan pengebom ikan di perairan Deri, Kecamatan Witihama-Adonara,Flores Timur, Jumad (6/12). Perburuan melalui jalur darat itu berhasil mematahkan upaya penghindaran  Nasrum Dagam, salah seorang nelayan asal desa Waiwuring-Witihama yang hendak melenyapkan beberapa barang bukti. .

Dikonfirmasi di PPI Amagarapati Larantuka, usai mendaratkan dua perahu barang bukti bersama barang bukti lainnya, Serka Mohammad Sangidun mengisahkan, setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat  pada Jumad (6/12) pukul 10.27 wita bahwa di sekitar pelabuhan Deri sedang terjadi aktivitas pengboman ikan, dirinya langsung berkoordinasi dengan Kabid Pengawas Dinas Perikanan Flotim  untuk menggunakan Sea Raider milik WCS. Sayang,Sea Raider pun sedang dalam kondisi docking.

“Karena perahu karet kami dan Sea Raider sedang dalam masa docking, saya bersama staf PHL kami, Zafausan Fauzi  pada pukul 10.40 wita bergerak ke TKP melalui jalur darat via pelabuhan Tobilota. Dalam perjalanan saya senantiasa mengadakan kontak dengan informan kami. Karena informasi dari si pemberi berita bahwa nelayan pengebom tersebut telah selesai beraktivitas dan telah bergeser ke Waiwuring, maka kami pun langsung menuju ke sana dan membangun koordinasi dengan Kepala Desa  setempat. Sayang, sang kades tidak berhasil ditemui, karena sedang tidak berada di kediamannya saat itu.” tutur Serka Mohammad Sangidun.

Reaksi gerak cepat pun selanjutnya terbidik ke arah pelabuhan Waiwuring. Staf PHL, Fauzi diperintahkan Danposmat TNI AL Flotim itu untuk memastikan keberadaan perahu sebagaimana data yang telah dikirimkan si informan. Pada pukul 12.10 wita , Fauzi memberi  isyarat kalau perahu pelaku pengeboman tersebut sedang berlabu di sekitar  pelabuhan rakyat Waiwuring dan sedang  ada aktivitas merapikan perahu . Ikan hasil bom pun telah diturunkan ke darat .

Setelah menerima informasi tersebut, Serka Mohammad Sangidun pun bergerak merapat ke perahu sasaran. Waktu menunjukan pukul 12.20 wita. Pada jarak 15 meter  dengan perahu target, Serka Sangidun memerintah seorang nelayan yang sedang diatas perahu tersebut untuk turun ke darat. Kaget dengan kehadiran aparat, pelaku mencoba menyembunyikan barang bukti dengan cara memindahkan sebuah kotak ke perahu lainnya yang sedang berlabuh disampingnya.

“Melihat perbuatannya itu, saya  perintahkan Fauzi untuk menangkap pelaku,dan cek barang yang telah di pindahkan itu. Pelaku sempat mendorong Fauzi  dan nyaris terjadi aksi baku pukul karena pelaku tidak mau memberikan kotak yang telah di pindahkan tadi, Melihat kondisi itu, saya lalu melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali .Nelayan tersebut pun tak berkutik, memudahkan Fauzi untuk melakukan pencekingan terhadap isi kotak itu. Dan ternyata isinya adalah bom ikan siap pakai. Nelayan itu lalu mengakui perbuatan dirinya bersama 4 nelayan lainnya yang telah lebih dahulu ke darat dan melarikan diri.” beber Serka Sangidun yang diamini Fauzi.

Peristiwa penangkapan Nasrun Dagam tersebut sontak menjadi perhatian warga Waiwurig. Warga pun berdatangan menyaksikan peristiwa itu.  Ada beberapa kerabat  Narsum Dagam bahkan menangis histeris. Melihat kondisi tersebut Danposmat TNI AL Flotim lantas memutuskan  langsung menonda perahu nelayan pengebom (2 unit)  dan bersama Narsum Dagam dan barang bukti lainnya seperti : ikan hasil bom, 2 botol bom ikan siap pakai,obat nyamur,uang sebanyak Rp 500.000, bungkusan rokok. korek api,botol sisa perakitan bom dan lainnya  Larantuka, dan menyerahkan kepada penyidik PPNS Perikanan pada  Satker PSDKP Flotim. (Emnir)

 

Editor: Rahman  Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment