Dijebloskan ke LP Kerobokan, Ariyaningsih Sebut Mantan Perbekel Juga Harus Bertanggung jawab

Ni Luh Putu Ariyaningsih, mantan bendahara desa Dauh Puri Klod yang dijadikan tersangka.Foto: BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Ni Luh Putu Ariyaningsih, mantan bendahara Desa Dauh Puri Klod yang dijadikan tersangka atas kasus dugaan penyelewengan dana APBDes desa Dauh Puri Klod terus menangis saat digiring petugas Kejaksaan menuju mobil tahanan untuk dibawa ke LP Kerobokan, Selasa (03/12/2019).

Meski sambil menangis, Ariyaningsih masih bisa menjawab pertanyaan wartawan yang bertubi-tubi ditujukan kepadanya, terutama terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan kerugian negara senilai Rp 1 miliar ini.

Sambil menangis pula, Ariyaningsih mengatakan mantan Perbekel desa Dauh Puri Klod IGMW seharusnya ikut bertanggung jawab dalam kasus ini. Dia mengatakan, apa yang terjadi di selama dia menjabat sebagai bendahara, semua diketahui oleh Perbekel yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD kota Denpasar.

Ariyaningsih juga mengatakan, mantan Perbekel juga pernah menarik uang tanpa sepengetahuan dia atau tanpa melalui dia sebagai bendahara. “Pak Perbekel pernah narik uang tanpa sepengetahuan saya, semua bukti sudah saya serahkan ke Kejaksaan.” katanya.

Yang terakhir, Ariyaningsih mengatakan bahwa mantan Pebekel harusnya ikut bertanggung jawab dalam kasus ini. “yang harus ikut (jadi tersangka),” pungkasnya sambil menaiki mobil tahanan Kejaksaan. (pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment