Polres Flotim Tindak Pelaku Pengrusakan Rudi dan Kapela PT Rerolara Hokeng

Pasukan elit Polres Flores Timur (Panah Elang) bersama Anggota Brimob Den B Pelopor Maumere menjemput ke-7 pelaku di kantor desa Pululera-Wulanggitang,Flores Timur,abu (20/11). Foto: BNN/doc.hms.polresflotim/Emnir.

Wulanggitang/BaliNewsNetwork-Polres Flores Timur tidak mentolerir kasus pengrusakan Rumah Dioses (Rudi) Keuskupan Larantuka dan Kapela  yang berada dalam lokasi PT Rerolara Hokeng,kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur dalam kisruh pemasangan patok pada batas lahan HGU,Selasa (19/11) .Reaksi gerak cepat pun diperlihatkan Kapolres AKBP Deny Abrahams. Selain memimpin operasi pengamanan situasi dilokasi konflik,AKBP Deny pun menggerakan unit Reskrim Polres Flotim untuk melakukan upaya tindakan hukum.Sehari setelah kisruh tersebut,tepatnya Rabu (20/11) Kapolres Flotim menggeser pasukan  Panah Elang  Polres Flotim bersama angggota Brimob Den B Pelopor Maumere,ke desa Pululera untuk menjemput ke-7 pelaku pengrusakan itu dan  langsung dibawa ke Polres Flotim.

Kapolres Flores Timur, AKBP Deny Abrahams melalui Kasubag Humas Polres Flotim, Ipda Petrus Mandara Sogen, kepada wartawan, Kamis (21/11) menegaskan, tindakkan penjemputan dan pengamanan ketujuh pelaku pengrusakan tersebut adalah bagian dari upaya penegakan hukum yang dilaksanakan Polres Flotim.

Sebelum menerjunkan tim gabungan  ke desa Pululera, pada pukul 11.30 wita  bertempat di Polsek Wulanggitang, Kapolres AKBP Deny Abrahams memanggil Kepala Desa Pululera Paulus Soni Tukan. Kepada Kades Pululera tersebut, Kapolres Deny Abrahams menegaskan akan upaya hukum yang sedang dilakukan oleh pihak Polres Flotim dan meminta Kades Paulus S.Tukan untuk menghadirkan para pelaku pada hari itu juga, sebelum dilakukan upaya paksa.

Kades Paulus Soni Sang Tukan pun menyanggupi permintaan Kapolres Flotim itu. Pada pukul 16.15 wita,Tim Panah Elang Polres Flotim bersama anggota Brimob Den B Pelopor Maumere yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Joni FM Sihombing dan Kapolsek Wulanggitang, Iptu Muhamad Pua Jiwa melaksanakan penjemputan para tersangka itu di kantor desa Pululera. LS, E, PPK, HHS, HL, ABT, dan SLD selanjutnya dihantar ke Polres Flotim dalam pengawalan Tim Brimob Den B Pelopor Maumere.

“Situasi pada saat penjemputan ke-7 tersangka itu aman terkendali dan sampai saat ini situai di lokasi rumah dioses pun dalam keadaan aman terkendali.”ujarIpda Petrus Mandara Sogen.*(Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment