Resnarkoba Polresta Denpasar Amankan Ribuan Exstasy dari Tiga Pengedar

Ketiga pengedar narkoba yang berhasil diamankan tim Resnarkoba Polresta Denpasar. Foto:BNN/ist

Denpasar/BaliNewsNetwork-Sat Resnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali berhasil mengamankan 3 (tiga) pelaku yang memiliki ribuan barang terlarang berupa Exstasy.

Kapolresta Denpasar Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H.,M.H. didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mikael Hutabarat, S.H,S.I.K.,M.H. memberikan keterangan pers kepada media rabu (20/11/2019).

Polisi menangkap tersangka Agus (21) dengan barang bukti 1.250 butir exstasy di Jl. Sedap Malam Dentim pada rabu (31/11/19), tersangka Arya (32) di Jl. Tegal Buah Denbar dengan extacy 333,5 butir.

Satu tersangka lagi yaitu,Wahyudi (27) ditangkap di Jl. Pulau Bungin Denpasar dengan barang bukti 262 kapsul warna putih hijau berisi bahan mentah extacy 35,82 gr, 38 paket MDMA yang merupakan bahan mentah extacy berat 29,73 gr dan 1 paket ganja 1,10 gr dimana ketiga pelaku dalam jaringan berbeda.

Para tersangka menjadi pengedar dan kurir narkoba dengan alasan ekonomi serta tidak ada pekerjaan. Mereka di Bali kurang lebih sudah dari tahun 2018, sedangkan untuk mengedarkan dilakukan sejak dua bulan lalu.

“Semua barang bukti ini didapat dari luar bali dan polisi masih melakukan penyelidikan jaringan mereka,” kata Kapolresta Denpasar.

Untuk tersangka Agus yang tidak memiliki pekerjaan ini merupakan residivis kasus Curat dan telah menjalani hukuman di Lapas Kerobokan. “Ketiga pelaku ini buka merupakan satu jaringan,” terang Kapolresta.

Kasat Narkoba AKP Mikael Hutabarat, S.H,S.I.K.,M.H.menjelaskan modus dipakai pelaku menjual exstasy dengan sistem tempel dengan komunikasi melalui Wa dan ketiga pelaku sudah dilakukan pengintai kurang lebih selama dua minggu.

“Satu pelaku asal Madura dan dua berasal dari bali, bahan mentah MDMA yang beredar sudah lama dan baru kali ini kami mengungkap dalam jumlah besar,” Ungkap Kasat Narkoba

Terhadap ketiga pelaku dikenakan Pasal 112 ayat (2), Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 115 ayat (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 20 tahun.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment