Jadi Kurir Narkoba, Dua Pemuda Asal Lumajang Dituntut 6 Tahun Penjara

Slamet Hariadi dan Ahmad Rojabi kurir narkoba yang dituntut 6 tahun penjara. Foto:BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Dua pemuda asal Lumajang, Jawa Timur, Slamet Hariadi (21) dan Ahmad Rojabi (19) hanya bisa terdiam saat keduanya dituntut hukuman 6 tahun penjara dalam sidang, Rabu (20/11/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mia Fida dalam amar tuntutannya yang dibacakan di muka sidang pimpinan Hakim Estar Oktavi menyatakan kedua terdakwa bersalah melakukan tindak pidana pemufakatan jahat menjadi perantara jual beli narkotika.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat(1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Memohon kepada majelis hakim yang menyidangka perkara ini untuk menghukum kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun,” kata jaksa Kejari Denpasar itu.

Atas tuntutan itu kedua terdakwa langsung mengajukan pembelaan secara tertulis yang inutinya memohon keringanan hukuman dengan alasan keduanya mengakui perbuatannya. Usia mendengar pembelaan kedua terdakwa, majelis hakim menutup sidang dan kembali membuka sidang dua pekan kedepan.

Seperi diketahui, sebelum diadili, kedua terdakwa terlebih dahulu ditangkap polisi pada tanggal 6 Agustus 2019 pukul 14.15 WITA di depan kos Pondok Taman Sari Jalan Satelit, Denpasar.

Dari tangan kedua terdakwa, polisi berhasil mengamakan barang bukti narkoba jenis sabu sabu seberat 0,36 gram. Kepada polisi keduanya mengaku sabu itu adalah milik Ihsan Muhamadi.

Terungkap pula, kedua terdakwa hanya bertugas menempel sabu tersebut yang kemudian diberi upah Rp 50 ribu. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment