Saksi tak Hadir, Sidang Sudikerta dkk., Batal Digelar

Ketut Sudikerta dan dua rekannya saat menjalani persidangan di PN Denpasar. Foto:BNN/dok

Denpasar/BaliNewsNetwork-Sidang kasus dugaan penipuan, penggelapan, pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang dengan terdakwa mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta dan dua rekannya, Wayan Wakil serta Anak Agung Ngurah Agung, Selasa (19/11/2019) batal digelar.

Sidang ditunda lantaran saksi yang sudah dipanggil Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Artha Wijaya dkk., tidak hadir memenuhi panggilan. “Sidang ditunda karena saksi tidak hadir,” terang Nyoman Darmada, selaku ketua tim pengacara terdakwa Sudikerta yang ditemui di PN Denpasar.

Sementara Jaksa Eddy Artha Wijaya yang ditemui di tempat yang sama juga membenarkan terkait penundaan sidang ini. “Saksi notaris atas nama Agus Sutoto tidak hadir, jadi sidang kami tunda dulu,” kata jaksa dari Kejati Bali itu.

Sebelumnya, sedang sempat tegang saat mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Badung Tri Nugaraha hadir dan memberikan kesaksian di muka sidang pimpinan Hakim Estar Oktavi.

Kesaksian Tri Nugraha memang sangat dinanti mengingat dia disebut-sebut menerima aliran dari milik Alim Markus dari Sudikerta sebesar Rp 10 miliar. Terkait ini, Tri di muka sidang membenarkan telah menerima uang Rp 10 miliar dari terdakwa Sudikerta.

“Saya memang menerima uang, tapi itu bukan fee karena tidak ada prestasi saya terhadap pak Sudikerta, itu pinjaman ,” terang Tri saat bersaksi.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment