Terjerat Kasus Narkoba, Turis Malaysia Divonis Rehabilitasi

Kelvin Yap Chee Hoong. Foto: BNN/dok.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Wisatawan asal Malaysia Kelvin Yap Chee Hoong (34) yang kedapatan membawa narkotika jenis ekstasi dan sabu-sabu benar-benar bernasib mujur.

Bagaimana tidak, dalam sidang, Senin(11/11) kemarin, terdakwa yang didampingi pengacara Siti Sapura alias Ipung itu divonis satu tahun untuk menjalani rehabilitasi di RS Bhayangkara.

Di muka sidang, Hakim Heriyanti, dalam amar putusannya menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menyalahgunakan untuk diri sendiri.

Pembuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU narkotika. “Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan hukuman menjalani rehabilitasi medis selama 1 tahun,” tegas Hakim Heriyanti dalam putusannya.

Putusan ini lebih ringan 6 bulan dari tuntutan jaksa Adika yang sebelumnya menuntut terdakwa menjalani rehabilitasi medis selama 1 tahun dan 6 bulan. Atas putusan itu, baik JPU maupun terdakwa sama sama menyatakan menerim.

Diketahui, terdakwa ditangkap petugas Bea dan Cukai saat tiba di Bandara Ngurah Rai Bali pada Jumat 19 Juli 2019 lalu sekira pukul 13.30 WITA.

Saat itu, terdakwa baru tiba di bandara Ngurah Rai dengan menumpangi pesawat Malindo Air dengan nomor penerbangan OD 306 rute Kuala Lumpur-Denpasar.

“Namun saat memasuki terminal kedatangan, petugas Bea Cukai melihat gerak gerik terdakwa sangat mencurigakan saat hendak melewati mesin X-RAY,” sebut jaksa Kejati Bali itu.

Atas kecurigaan itu petugas langsung melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap terdakwa dan barang bawaannya di ruang pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan, petugas menemukan 1 platik klip berisi 2 butir ekstasi dan 1 plastik klip berisi kristal bening mengandung sediaan narkotika golongan I jenis sabu dalam celana dalam warna hitam yang dikenakan terdakwa.

Kepada petugas terdakwa mengaku ekstasi dan sabu itu adalah miliknya yang didapat secara gratis dari temannya di Malaysia bernama NG Wai Ming. (pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment