Bupati Flotim Lantangkan Spirit Kepahlawanan Masa Kini

Bupati Anton Hadjon dan Wakil Bupati Agustinus P.Boli, bersama unsur Forkompinda Flores Timur melaksanakan upacara Tabur Bunga di TMP Lapak Tanah-Larantuka pada perayaan peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Flotim, Senin (11/10). Foto : BNN /Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Usai pelaksanaan apel bendera memperingati Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Flores Timur, Senin 11 Nopember 2019, Bupati Antonius Gege Hadjon dan Wakil Bupati, Agustinus Payong Boli bersama seluruh unsur Forkompinda Flores Timur melakukan upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Lapak Tanah, Larantuka  dan selanjutnya di laut pada areal PPI Amagarapti Larantuka.

Upacara Tabur Bunga di TMP Lapak Tanah

Sebagaimana yang disaksikan  BaliNewsNetwork.com, di TMP Lapak Tanah, upacara Tabur Bunga tersebut dipimpin oleh Dandim 1624  Flores Timur Letkol inf. Komang Agus. Sedangkan di PPI Amagarapati dipimpin oleh Waka Polres Flores Timur Kompol Jamaludin.

Sebelumnya, di upacara peringatan HUT Pahlawan Tingkat Kabupaten Flotim Tahun 2019, Bupati Anton Hadjon secara lantang mengajak semua komponen  di Flores Timur untuk bersama-sama mengenang jasa para pahlawan bangsa dan memaknai perjuangan mereka serta menggumuli  tema perayaan Hari Pahlwan Tahun 2019 “Aku Pahlawan Masa Kini”.

Melantangkan pidato Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara, Bupati Anton Hadjon sembari mengisahkan lawatannya untuk menyelesaikan dua persoalan masyarakat di Kecamatan Titehena yang bertepatan dengan Hari Pahlawan itu (Minggu, 10 Nopember 2019 ), lalu mengajak semua warga Flotim untuk menjadi Pahlawan Masa Kini.

“Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat  keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya,” ungkap Bupati Anton Hadjon meneruskan pidato Mensos Juliari P. Batubara.

Lanjutnya, jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa, sekarang untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan , memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata internasional. Peringatan Hari pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayt.

Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan –tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa . Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut  dan berkonflik satu sama lain. Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia Maju.

Hari pahlwan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan .

“Dengan menjadikan diri kita sebagai Pahlawan Masa Kini, maka permasalahan yang melanda bangsa  dewasa ini dapat teratasi. Untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia,” pinta Bupati Anton Hadjon meneruskan ajakan Mensos RI.* (Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment