Berlibur ke Bali Tanpa Dibekali Dokumen yang Sah, Turis Tiongkok Diadili

Dacheng Yan, turis Tiongkok yang berlibur ke Indonesia tanpa dibekali dokumen oerjalanpe yang sah. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Turis Tiongkok bernama Dacheng Yan ,Selasa (05/11/2019) harus diadili di Pengadilan Negeri Denpasar karena diduga masuk ke Indonesia tanpa dibekali dengan dokumen perjalanan yang sah.

Sidang yang dipimpin oleh hakim Soebandi itu masih mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Lovi Pusnawan. Terdakwa menghadapi perkara ini tanpa didampingi penasehat hukum.

Dalam dakwaan yang dibacakan di muka sidang disebutkan, kasus yang menjerat terdakwa ini berawal saat terdakwa berniat ingin ke Indonesia tanpa membawa dokumen perjalanan yang sah.

Nah, pada bulan Agustus 2019 terdakwa yang tanpa dibekali dengan dokumen perjalanan yang sah memulai perjalanan dengan menggunakan sepeda motor dari Sabah, Malaysia masuk ke Indonesia melalui Pontianak, Kalimantan Barat.

“Setelah berhasil masuk ke Pontianak terdakwa melanjutkan perjalanan ke Bali,” sebut Jaksa Kejari Denpasar itu dalam surat dakwaannya.

Dalam dakwaan diterangkan, setelah beberapa hari di Denpasar, pada hari Sabtu tanggal 14 September 2019 terdakwa datang Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar.

Lucunya, terdakwa masuk ke Konsulat Jenderal RRT di Denpasar tidak melalui pintu masuk tetapi malah melompat tembok. melihat aksi terdakwa, petugas keamanan di Konsulat Jenderal RRT langsung mengamankan terdakwa.

“Setelah itu pada tanggal 17 september 2016 terdakwa diserahkan oleh Konsulat Jenderal RRT di Denpasar ke Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar,” ungkap jaksa Kejari Denpasar.

Setelah dilakukan pemeriksaan,  ternyata terdakwa masuk ke wilayah Indonesia tidak dibekali dengan dokumen perjalanan dan visa yang sah dan yang masih berlaku.

Atas perbuatan itu, terdakwa dijerat dengan pasal 119 ayat (1) Undang-Undang nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian pada dakwaan kesatu dan atau pasal 113 Undang-Undang yang sama.(pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment