Tak Tepati Janji, Warga Desa Boru Laporkan Kasus Pinjam Pakai Uang Desa ke Polsek Wulanggitang

Sekelompok barisan muda dusun Kelobong, Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang-Flores Timur, melaporkan aksi pinjam pakai keuangan desa oleh Perangkat Desa Boru kepada Pihak Polsek Wulanggitang, Senin (30/9). Foto: BNN/doc.al/Emnir.

Wulanggitang/BaliNewsNetwork-Warga Dusun Kelobong, Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur-NTT akhirnya melaporkan kasus pinjam pakai dana efisiensi sebesar Rp 92.000.000 oleh perangkat desa tersebut ke Polsek Wulanggitang, Senin 30 September 2019. Aksi tersebut dilakukan setelah barisan yang dipelopori Yokis Kiwang dan Beni Lewar mendapat jawaban dari pihak Pemerintah Desa Boru bahwa rencana pengembalian sisa dana yang telah tersepakati pengembaliannya pada tanggal 30 September 2019 tersebut ternyata belum terlaksana.

Sebelumnya dalam aksi demonstrasi warga Boru, pihak Pemdes Boru telah menjelaskan ihkwal pemanfaatan dana hasil penghematan dana desa yang terkumpul dari Tahun 2017 .Dari besaran Rp92.000.000 nominal penghematan tersebut, termanfaatkan oleh barisan perangkat desa dalam sistem pinjam pakai sebanyak Rp28.765.000 dan telah dikembalikan ke kas desa sebesar Rp10.000.000. Sementara sisanya Rp53.235.000 itu dijanjikan akan dikembalikan pada 30 September 2019.

“Kami datang karena kesepakatan itu. Kami ingin mengecek apakah sudah ada pengembaliannya sebagaimana komitmen yang telah tertuang dalam Berita Acara sewaktu aksi warga desa Boru beberapa waktu lalu. Karena komitmen pengembalian yang terjadwalkan hari ini tidak terlaksana, alias nihil atau belum ada pengembaliannya maka kami lalu melaporkan persoalan pinjam pakai keuangan desa oleh perangkat desa tersebut kepada pihak Polsek Wulanggitang. Bagi kami, sepertinya telah menjadi kebiasaan dilingkaran perangkat desa Boru ini untuk menggunakan keuangan desa dalam sistem pinjam pakai. Entah seperti apa aturan main dari tradisi mereka namun bagi kami kenyataan itu telah memperlihatkan telah terjadinya penyimpangan yang harus disikapi aparat penegak hukum. Masa keuangan desa entah dari mana sumbernya dipinjam pakaikan oleh mereka seenaknya, sedangkan masih banyak persoalan masyarakat baik di bidang infrastruktur maupun pemberdayaan  yang harus diselesaikan ? Kenapa tidak saja disalurkan untuk kepentingan publik ? “ ungkap Yongki  dan Beny Lewar usai melaporkan persoalan tersebut di Mapolsek Wulanggitang-Boru.

Untuk diketahui,pihak Polsek Wulanggitang pun sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa pada desa Boru. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment