Sebut Orang Pelacur di FB, IRT Asal Makassar di Tuntut 1,5 Tahun Penjara

A.N. Michi Nining Saleh saat diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.Foto:BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Makassar, bernama A.N. Michi Nining Saleh (51) yang beralamat di Perum Griya Utama Permai Blok Mandarin, Denpasar pada sidang, Selasa (17/9/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar dituntut hukuman 1 tahun dan 6 bulan penjara (1,5 tahun).

Terdakwa A.N. Michi Nining Saleh dituntut hukuman 1,5 tahun penjara karena oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Artha Wijaya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaiman dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU Nomor 11 tentang ITE.

Yaitu dengan sengaja atau tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik atau dokumen elektronik memiliki muatan penghinaan atau pencemaran nama baik.

“Memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum terdakwa A.N. Michi Nining Saleh dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan penjara,” sebut jaksa Kejati Bali itu dalam surat tuntutannya yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan IGN. Putra Atmaja.

Atas tuntutan itu, terdakwa oleh majelis hakim diberikan kesempatan untuk mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan. “Silahkan kami beri kesempatan terdakwa untuk mengajukan pembelaan pada sidang selanjutnya,” ujar majelis.

Dalam surat tuntutan, jaksa juga membeberkan sejumlah fakta yang terungkap selama persidangan. Diantaranya diterangkan, kasus yang menyeret terdakwa hingga ke pengadilan ini berawal saat terdakwa merasa cemburu karena menduga suaminya menjalin hubungan dengan wanita lain.

Karena merasa cemburu, melalui akun Facebook miliknya yang bernama “Michiko Daum Saleh Rumapuk” pada tanggal 8 April 2019 sekira pukul 11.00 wita, terdakwa membuat postingan di grup jual beli area Bali.

Postingan itu bertuliskan ” mohon info teman-teman siapa tahu ada yang kenal perempuan ini namanya Asih Sudiani, pelakor Asih Sudiani bekerja di Nusa Dua Beach Hotel kalau ada yang tahu tolong info ya,” Postingan itu disertakan dengan foto seorang wanita.

Karena marasa belum puas, terdakwa kembali mempostingan sebuah foto di akun Facebook yang dengan diseratai kata-kata kasar. “Ini pelacur Blanjong.. Mana Pelacur Nusa Dua Beach Hotel and Spa Udiet Asih Wesika”.

Masih banyak lagi postingan terdakwa yang penuh dengan caci makian yang ditujukan kepada seorang wanita bersama I Negah Asih Sudiasih. Akibat postingan terdakwa itu, membuat saksi I Nengah Asih Sudiasih merasa dipermalukan dan melaporkan ke polisi.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment