Ditangkap Simpan 1,32 Gram Sabu, Pedagang Asal Abiansemal Dituntut 7 Tahun

I Made Ardika, pedagang asal Abiansemal yang ditunrud tujuh tahun penjara. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-I Made Ardika (37) pedagang asal Abiansemal, Badung tidak mampu menyembunyikan penyesalannya saat mengetahui dirinya dituntut 7 tahun penjara dalam sidang yang digelar di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (17/09/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Raka Arimbawa dalam amar tuntutannya yang dibacakan di muka sidang pimpinan Hakim Bambang Ekaputra menyatakan, terdakwa yang beralamat di Banjar Bersih, Dharmasaba itu terbukti bersalah melakukan tidak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tanpa hak memiliki menyimpan menguasai atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman seberat 1,32 gram netto,” sebut jaksa dalam surat tuntutannya.

“Oleh karena itu memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun, yang dipotong selama terdakwa dalam tahanan,” lanjut jaksa Kejati Bali itu.

Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi pengacara, I Nengah Jimat diberi kesempatan mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan. “Sidang kita tunda hingga minggu depan dengan agenda pembacaan pembelaan,” tegas Hakim sembari mengetuk palu tanda sidang selesai.

Sepeti diketahui, terdakwa ditangkap polisi pada tanggal 9 April 2019 sekira pukul 22.00 WITA di Warung 69 Jalan Tunjung Tutur III, Peguyangan, Denpasar Selatan. Penangkapan terdakwa berawal dari adanya laporan masyarakat bahwa, di Jalan Tunjung Tutur sering terjadi transaksi narkoba.

Atas laporan itu, petugas polisi dari Polda Bali langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap terdakwa di Warung 69 Jalan Tunjung Tutur. Dari penangkapan terdakwa, polisi berhasil mengamankan 9 plastik klip yang didalamnya berisikan narkoba jenis sabu-sabu.

Stelah dilakukan penimbangan terhadap barang bukti yang ada pada terdakwa, beratnya keseluruhannya adalah 1,32 gram. Kepada petugas, terdakwa mengaku mendapat barang haram itu dari orang yang bernama Gus Komo.

Dari Gus Komo, terdakwa mendapat satu pekat sabu yang oleh terdakwa dipecah menjadi beberapa paket kecil dengan alasan untuk menakar kadar sabu yang akan dipakai sendiri. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment