Sat Reskrim Polres Jembrana Realese Pengungkapan Kasus Curat

Waka Polres Jembrana memimpin realese pengangkatan pelaku curat. Foto: BNN/ist.

Jembrana/BaliNewsNetwork-Satuan Reskrim Polres Jembrana, menggelar press release pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (curat), Senin (16/09/2019 ).

Waka Polres Jembrana Kompol Supriadi Rahman, S.I.K, yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita, S.I.K mengatakan, pengungkapan kasus yang terjadi didua tempat ini berdasarkanLaporan Polisi nomor : LP/07/IX/2019/Bali/Res Jbr/Sek.Pekutatan, tanggal 06 September 2019 dengan pelapor bernama I Made Sudana, S.E.

Di TKP pertama, pelapor melaporkan kehilangan berupa 60 slop rokok berbagai merk dan uang tunai Rp. 8.900.000 (delapan juta sembilan ratus ribu rupiah) dengan total kerugian Rp. 25.900.000 (dua piluh lima juta sembilan ratus ribu rupiah).

Kemudian di TKP kedua di toko UD Jaya Makmur Yeh Sumbul Mendoyo berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/238/IX/2019/Bali/Res Jbr tanggal 11 September 2019, pelapor bernama H. Saihurrahman dengan alamat Mendoyo.

Barang bukti yang hilang berupa 60 slop dan 137 bungkus rokok berbagai merk dengan total kerugian sebesar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta ripiah), yang juga dilakukan oleh dua yang diketahui bernama Moch Sa’et dan Maden yang sama-sama beralamat di Sukorejo-Bondowoso- Jawa Timur.

Diketahui pula, ternyata kedua pelaku ini merupakan residivis. Tersangka Moch Sa’et pernah melakukan Curanmor di Banyuwangi dan penganiayaan di Singaraja. Sedangkan Maden pernah melakukan pencurian hewan di Bondowoso serta pencurian dengan bongkar Showroom di Kalimantan.

“Modus Kedua tersangka dalam melakukan kejahatan ini, dilakukan dengan cara memanjat tembok, merusak atap dan mencongkel jendela dengan menggunakan obeng,” ujarnya Kapolsek.

Lebih lanjut Kasat Reskrim AKP Yogie Pramagita, S.I.K menyampaikan terkait kronologi penangkapan kedua tersangka. Awalnya, anggota Opsnal melihat seseorang dengan ciri identik pelaku yang terekam CCTB di TKP Sari Buana mengarah ke Denpasar.

Atas temuan itu, anggota opsnal langsung melakukan pengejaran dan di Desa Pulukan-Pekutatan pelaku bernama Moch Sa’et berhasil diamankan, sedangkan tersangka Maden berhasil diamankan di Desa Medewi-Pekutatan.

“Dari hasil Interogasi kedua pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian. Dari keterangan pelaku, hasil curian berupa Rokok berbagai merek telah dijual kepada temannya bernama Anwar saat bertemu di Ketapang-Banyuwangi,” terangnya.

Untuk selanjutnya, Tim Opsnal melakukan pengembangan ke Bondowoso guna mencari Barang Bukti.

“Namun pada saat mencari barang bukti, pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas dan hendak melarikan diri, sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur,” jelas Kasat Reskrim AKP Yogie Pramagit, S.I.K.

“Hasil pengembangan ke daerah Bondowoso diamankan uang Rp5.000.000 (lima juta rupiah) hasil penjualan rokok dan diamankan pula 20 slop rokok berbagai merk,” pungkasnya. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment