Dari Dinding Pelabuhan Larantuka,Para Pelajar Gaungkan Gerakan Bersih Laut dan Pantai

Peserta lomba melukis, mewarnai dan menulis sedang melakukan aksinya pada dinding pelabuhan Larantuka,Rabu (11/9 ). Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Untuk  menyadarkan masyarakat  dan pengguna jasa transportasi laut yang melintasi wilayah pelabuhan Larantuka dan area pelabuhan lainnya di kabupaten Flores Timur akan pentingnya kebersihan laut dan kawasan pantai, Kantor Unit Penyelenggara  Pelabuhan Kelas II Larantuka  menyelenggarakan perlombaan melukis, menulis dan mewarnai bagi kalangan pelajar se-kota Larantuka.

Perlombaan  bertajuk Aksi Gerakan Bersih Laut dan Pantai itu merupakan salah satu kegiatan  yang diadakan pihak UPP Kelas II Larantuka dalam rangka menyongsong Hari Perhubungan Nasional Tahun 2019 yang akan dirayakan pada 17 September  mendatang.

“Lewat perlombaan  ini,kita mengedukasi dan mengajak masyarakat pengguna jasa transportasi laut  yang melintasi areal pelabuhan Larantuka dan pelabuhan lainnya di Flores Timur untuk peduli sampah, untuk memerangi sampah sehingga tidak membuang sampah di laut dan pantai serta di arel pelabuhan, tapi membuang sampah pada tempat sampah. Kenapa kami memfokuskan perlombaan ini pada anak sekolah berusia 12-18 tahun? Hal ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran  bagi mereka untuk peduli terhadap sampah itu serta mengajak masyarakat secara luas untuk melihat keterlibatan anak-anak pelajar ini  melalui hasil karya mereka pada seluruh dinding pada kawasan pelabuhan ini dan bersama-sama kita memerangi sampah lewat cara tidak lagi membuang sampah di laut dan pantai maupun di wilayah pelabuhan ini. ”ujar Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas II Larantuka, Simon B.Baon.

Sebagaimana yang disaksikan BaliNewsNetwork.com, sebanyak 30 pelajar di kota Larantuka mendandani dinding tembok pelabuhan Larantuka dengan lukisan  berwarnah disertai dengan tulisan mengajak warga untuk menjaga kebersihan laut dan pantai. Persoalan sampah yang mendera Indonesia saat ini, dikampanyekan mereka lewat karya seni yang tercoretkan  melalui seni melukis, mewarnai dan menulis pada dinding pelabuhan itu. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment