11 Hari Tenggelam, Korban Tabrakan Fantasi Ekspress Ditemukan

Jenasa Sulaiman Apang ketika tiba dikediamannya di desa Lohayong I,Solor Timur,Flores Timur-NTT. Foto :BNN/doc.ydp/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Sulaiman Apang, korban tenggelam  pada peristiwa  tabrakan antara Kapal SB Fantasi Ekspress 88 dengan sebuah kapal nelayan asal desa Lohayong I, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur-NTT  yang terjadi pada 31 Agustus 2019, ditemukan  tak bernyawa oleh nelayan asal Lamahala pada Selasa, 10 September 2019 pukul 15.30 wita di perairan dusun II Watanpao, Desa Beloto,Kecamatan Adonara Timur.

Komandan Posmat AL Flores Timur, Serka Muhamad Sangidun kepada BaliNewsNetwork.com menguraikan, tatkala sedang melakukan aktivitas nelayan (lepas pukat ) di perairan  dusun II Watanpao, Syukur Lambuan (65), Taslim Buan (25) ,dan dan Malik Buan (20)  dan Umar Bunga (50 ) tiba-tiba melihat sesosok mayat yang terapung tepat dibawa sampan mereka. Karena kondisi  korban sudah membengkak , mereka memanggil warga disekitar pantai tersebut untuk bersama  mengangkat korban ke tepi pantai dan melaporkan peristiwa penemuan mereka itu ke pihak Polsek Adonara Timur dan  kelurga korban di desa Lohayong I.

“Jenasah korban selanjutnya dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di desa Lohayong I,Kecamatan Solor Timur,” urai Serka Muhamad Sangidun.

Sementara itu,Kapolsek Solor,Ipda Yohanes Doni Pedan menginformasikan ketika jenasah korban tiba di desa Lohayong I pada pukul 17.15 wita, langsung dilaksanakan divisum oleh dokter Puskesmas Menanga dan selanjutnya korban pun  dimakamkan. (Emnir)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment