Di Ujung Rotan Ada Emas

Reuni Alumni SD Inpres Ritaebang, angkatan 1985-1990 dan SMPK Cendana Ritaebang angkatan 1990-1992. Foto: BNN/Emnir.

Solor/BaliNesNetwork.com-Di ujung rotan ada emas, demikianlah kenangan akan hajaran rotan para guru teompo doloe yang kini dinikmati sebagai berkat oleh para alumnus SD Inpres Ritaebang dan SMPK Cendana Ritaebang angkatan 1985-1990 dan 1990-1992. Kisah kasih dibangku sekolah pada jaman mereka itu terkisahkan bersama mantan pendidik mereka dalam kegiatan reuni alumni angkatan tersebut pada acara perpisahan Pastor Hilarius Rafael Ola Keraf, SVD, salah seorang alumnus dari dua lembaga pendidikan yang ada di kampung Ritaebang, Kecamatan Solor Barat, Jumad 6 September 2019.

Paulus Petala Kaha,M.Si,sang inisiator reuni angkatan tersebut sambil mengulang kisah pola ajar masing-masing guru di era mereka itu, mengungkapkan dampak dari ‘kekejaman’ para pendidik dulu telah menghasilkan berkat bagi mereka. Gaya didikan itu telah berhasil  membentuk mereka menjadi pribadi yang berkualitas baik dari aspek intelektualitas, karakter dan iman .

Hila Keraf, SVD,menyalami pendidiknya

“Terima Kasih kepada Bapak, Ibu Guru. Hajaran rotan mu pada waktu itu, telah memanusiakan kami semua. Di ujung rotan, ada emas. Buah hantaman rotanmu itu telah membawa berkat bagi kami semua. Berkat didikanmu yang tak luput dari ayunan rotan itu, di antara kami  ada yang menjadi Pastor. Sebuah kebanggaan bagi kami angkatan ini. Olehnya malam ini, kami semua berkumpul bersama Bapak Ibu Guru dalam acara perpisahan dengan teman kami Pastor Hila yang telah menyelesaikan masa liburannya, dan akan kembali menjalankan tugas pastoralnya di Afrika, untuk mengenang kembali masa-masa kami di SD dan SMP sambil merajut kebersamaan dan persaudaraan di antara kami,” ungkap Paulus Petala Kaha yang kini sedang menjabat sebagai Camat Adonara Tengah sambil mencontohkan gaya dari masing-masing guru ketika ‘menghajar’ mereka.

Memori di bangku SD dan SMP  oleh angkatan tersebut pun tersahuti oleh barisan mantan pendidik mereka.Hysinta Kesai Hayon dan Petrus Hayonbua Keyn mewakili pendidik SD Inpres Ritaebang dan SMPK Cendana Ritaebang pun tampil membentangkan kisah mengajar angkatan tersebut yang masih terekam baik dalam ingatan mereka. Ya, diujung rotan,ada emas, demikianlah kedua pendidik tersebut  kembali mengamini kekuatan cinta yang telah mereka salurkan kepada angkatan itu dan kepada warga didik pada angkatan lainnya.

“Kami sangat bangga, angkatan ini masih mengenang kami para pendidik dan mengundang kami untuk hadir dalam acara ini. Mewakili teman-teman guru, kami mengucapkan terima kasih banyak. Nikmatilah buah ajar kami, nikmatilah gaya didik kami, walau terkesan kejam pada zamanmu, namun sedikit ilmu yang kami ajarkan itu telah bermanfaat bagimu semua,” ujar Hyasinta Hayon dan Piter Keyn.

Sementara itu, Pastor Hila Keraf, SVD  dalam sambutannya mengungkapkan kebahagiaannya bisa menikmati kebersamaan sambil bernostalgia mengenang kisah-kasih di bangku SD dan SMP bersama rekan-rekan seangkatan dan para pendidik. Pastor Hila pun mengajak semua rekan-rekannya untuk terus memupuk semangat persaudaraan di antara mereka sebagai satu keluarga .

“Walau semua kita tersebar dengan  proesi dan panggilan hidup masing-masing kita, namun semua kita adalah saudara, semua kita adalah teman. Saya menikmati sungguh liburan kali ini, dan liburanku kali ini merupakan liburan yang paling membahagiakan saya, karena  peristiwa ini. Bukan soal saya, namun ini tentang kita. Anjang kita untuk menyadari ke-kitaan, moment kebersamaan untuk  menyadari siapa diri kita masing-masing  dalam ruang pengabdian kita dimana pun kita berada. Mari kita pupuk persaudaraan ini, mari kita saling meneguhkan, saling menolong, dan saling mendoakan.”pinta Pater Hila Keraf. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment