Dandim Badung Bekali Wasbang Mahasiswa Baru IKIP PGRI Denpasar

Dandim 1611/Badung Kolonel Inf Puguh Binawanto berkesempatan memberikan  tentsaat pembekala tentang Wasbang.Foto:BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetork-Dandim 1611/Badung Kolonel Inf Puguh Binawanto berkesempatan memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan atau Wasbang di hadapan ratusan mahasiswa baru IKIP PGRI Denpasar, Kamis (05/09/2019) di Aula Serbaguna Kampus Institut Keguruan dan ilmu pendidikan (IKIP).

Drs.Wayan Pande Bawa, M. Si., selaku Sekretaris Yayasan PGRI Denpasar yang sekaligus Biro Akademik memandang sangat perlunya peserta didik baru untuk mengikuti kegiatan wawasan kebangsaan.

“Peserta merupakan mahasiswa baru gabungan dari 5 Fakultas dan 9 Program Studi yang ada di IKIP PGRI ini”, ungkap Pande Subawa.

Dirinya berharap seluruh peserta dapat mengikuti semua pembekalan pada masa pengenalan atau orientasi ini secara baik untuk menjadi bekal pengetahuan dan pengalaman ke depannya, termasuk apa yang disampaikan oleh Dandim 1611/Badung.

Sementara itu Dandim 1611/Badung Kolonel Inf Puguh Binawanto dalam paparannya mengajak seluruh peserta untuk melihat ke masa lalu bangsa ini yang pada saat itu lebih dikenal dengan nama Nusantara.

Wilayah Nusantara dulu memiliki kerajaan dengan raja-raja yang hebat di antaranya pada abad ke 7 berdirinya Kerajaan Sriwijaya.

Masa kejayaannya tercapai pada tahun 812-824 Masehi yang dipimpin oleh Balaputradewa, dengan wilayah kekuasaannya meliputi Sumatera, Jawa, Malaysia, Thailand, Kamboja dan Vietnam.

Namun kemunduran dan kehancurannya diakibatkan oleh pemberontakan yang terjadi di kerajaan dalam wilayah kekuasaannya yang dilakukan oleh Raja Colomandala dari Negeri Melayu.

Selanjutnya pada tahun 1293 berdirilah Kerajaan Majapahit dan puncak kejayaannya tercapai pada pada tahun 1350-1389 Masehi yang dipimpin oleh Raja Hayam Wuruk dengan Mahapatih Gajah Mada yang terkenal dengan Sumpah Palapanya.

Wilayah kekuasaannya meliputi seluruh Nusantara dan Asia Tenggara, namun kerajaan tersebut hancur akibat terjadinya perang saudara di dalam wilayah kekuasannya kerajaan itu sendiri yang di kenal dengan Perang Paregreg.

Berpijak dari dua sejarah kerajaan besar Nusantara yang sangat termasyur di jamannya tersebut yaitu Sriwijaya dan Majapahit, mengalami keruntuhan dan kehancuran karena ribut dengan terjadinya konflik sendiri yang tidak bisa mempertahankan persatuan negara.(pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment