2000 Penari Sole Oha Akan Ramaikan Festival Lamaholot Flores Timur

Larantuka/BaliNewsNetwork-Festival Lamaholot Flores Timur 2019 yang bakal digelar pada 11-15 September 2019, akan menampilkan beragam jenis keunikan pesona budaya Lamaholot. Baik dalam Festival Nubun Tawa (Lewolema) maupun di Festival Nusa Tadon (Adonara), ragam pesona budaya itu bakal dipentaskan oleh pemilik kebudayaan dengan kekhasannya.

Sebagaimana yang diutarakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur, Apolonia Corebima kepada wartawan  belum lama ini, Festival Lamaholot Flores Timur 2019 bakal berhiaskan dengan keseruan atraksi budaya. Ada sembilan atraksi yang berbeda, dan seru, di balik keindahan alam yang tersembul. Dalam Festival Nubun Tawa 2019, akan dipentaskan ritual perdamaian dan rekatan persaudaraan khas kebersatuan hati Lewo Lema yang bernama Seni Lado. Juga Um Baja yang diringi Sadok Nonga, Leon Tenada, dan pentas budaya lainnya.

Sementara itu di balik keindahan pantai Mekko, pantai Deri, pantai Ina Burak, dan sejumlah pesona alam lainnya di Nusa Tadon Adonara,  2000 penari Sole Oha dan 70 anak-anak akan meragakan aneka ragam  Sole Oha dan atraksi menenun khas  Nusa Tadon. Gegap gempita pekikan dan sorak sorai  penari Tarian Perang,  Gawe Au, dan atraksi titi jagung massal  yang dikombinasi dengan tarian dan nyanyian akan menghangatkan Festival Nusa Tadon .

Demikianlah upaya Pemerintah Kabupaten Flores Timur melestarikan khazana budaya lewat  gerakan memuliakan apa yang ada  melalui anjang festival budaya untuk memacu daya tumbuh pariwisata di bumi Lamaholot Flores Timur. Tak sekedar menggairahkan kecintaan pada budaya, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur, upaya menggali kekayaan budaya pun terus dihidupkan. Prinsipnya, kekayaan kebudayaan  yang sarat nilai kebajikannya itu  harus diwariskan kepada generasi penerus. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment