Dua Terdakwa Perampok Money Changer Bantah Pernah Terlibat Kasus Pidana di Negaranya

I Kadek Putra Sutarnayasa dan I Komang Ari Sumartawan. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Dua warga asing yang dijadikan terdakwa atas kasus perampokan money changer di Jalan Pratama 36 XY, Kuta Selatan, Georgil Zhukov (40) dan Robert Haupt (41), merasa risih dengan berdarnya kabar bahwa mereka pernah terlibat kejahatan di negara asalnya di Ukraina.

Oleh karena itu, melalui kuasa hukumnya, kedua terdakwa yang saat ini mendekam dalam Lapas Kelas IIA Kerobokan itu membantah sekaligus meluruskan kabar tersebut.

I Komang Ari Sumartawan dan I Kadek Putra Sutarnayasa, kuasa hukum kedua terdakwa ini mengatakan, pihaknya memiliki bukti bahwa kedua klienya tidak pernah terlibat kasus pidana apalagi perampokan di negara asalnya.

“Kami memiliki bukti surat dari negara asal klien kami. Surat itu pada intinya menerangkan bahwa klian kami tidak pernah terlibat kejahatan apapun di negara mereka,” terang Ari Sumartawan, Minggu (18/8/2019).

Dikatakan pula, surat keterangan itu nantinya akan disampaikan di muka sidang, dengan harapan bisa dijadikan bukti tambahan dan bisa menjadi pertimbangan sebelum mejelis hakim memutus perkara ini.

Selain itu, I Komang Ari Sumartawan dan I Kade Putra Sutarnayasa, juga mempertanyakan terkait masih terpasangnya police line (garis polisi) ditempat tinggal klienya. Menurut mereka, setelah kasus ini sampai ke pengadilan, pihak kepolisian harusnya melepas police line tersebut.

“Sepengetahuan kami, police line itu terpasang mulai dari kejadian hingga proses penyidikan. Jika kasusnya sudah sampai ke pengadilan harusnya police line itu delepas. Ini kenapa masih terpasang sekarang, ” pungkas kedua pengacara muda itu.

Seperti dikegahui, Sementara, kasus pencurian dengan pemberatan atau perampokan yang diduga dilakukan kedua terdakwa ini terjadi pada tanggal 19 Maret 2019 sekira pukul 00.15 WITA di Jalan Pertama No. 36 XY.

Diketahui pula, selain kedua terdakwa, perampokan ini juga melibarkan pelaku lain yang masih dalam pengejaran polisi. Selian itu satu pelaku atas nama Aleksei Korotkikh tewas ditembak saat dilakukan penangkapan. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment