Dari Teras Rumah,TBIN Masuk Bursa Inovasi Desa Solor Timur

Co-Founder Teras Baca Ile Napo dalam sharing kisah novasi mereka di kegiatan Bursa Inovasi Desa Tingkat Kecamatan Solor Timur,Senin 5 Agustus 2019. Foto: BNN/doc.tbin/Emnir.

Solor/BaliNewsNetwork-Memulainya dari teras rumah, demikianlah Dion Dany, Dewi Wujon, Dewisaraswati Lamen, Khairani Lamen bersama Awaludin Gara dan Aisya Awal  pasangan suami istri pensiunan guru,di desa Menanga,Kecamatan Solor Timur,Kabupaten Flores Timur-NTT, mengawali rintisan ide mencerdaskan anak Solor Timur melalui pendidikan karakter. Rintisan pegiat literasi yang bergerak dalam keterbatasan tersebut  mendapat apresisasi dari Ketua PKK Kabupaten Flotim dan Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar di ruang Bursa Inovasi Desa Tingkat Kecamatan Solor Timur, Senin 5 Agustus 2019. Apa pasal ?

Tidak saja menggairahkan minat baca bagi anak-anak sekolah di luar jam sekolah, Teras Baca Ile Napo, demikianlah nama kebersatuan hati barisan Dion Dany yang  terlahir  dari inspirasi akan realitas aktivitas literasi yang terjadi di teras sebuah hunian yang terletak dibawa kaki guung Ile Napo, dusun Tala-Menanga tersebut, lalu melebarkan sayap pada ruang-ruang edukasi pembentukan karakter seperti menggairahkan semangat diskus i, bergandengan dengan komunitas lainnya melakukan kegiatan membaca bersama di markas Teras Baca Ile Napo maupun di desa tetangga , melaksanakan diskusi dan bimbingan belajar kepada peserta olimpiade , melaksanakan kegiatan  bincang bersama dengan pegiat lingkungan dan berpartisipasi bersama dalam kegiatan Lamaholot Beach Clean Up 2 dan Penanaman Mangrove di pantai Menanga bersama yayasan Misool Baseftin.

Aktivitas memelopori melek literasi dan pembentukan karakter warga binaan di desa Menanga dan yang telah merambah di sejumlah desa dalam giat kolaboratif ini pun mengundang simpati dari Pemerintah Kecamatan Solor Timur, menyusul kesuksesan tim Dion Dany menggembleng Floriandi Harjo Menepalolom (14)  seorang warga didik Teras Baca Ile Napo sehingga lolos  seleksi dan mengikuti kegiatan pertukaran pelajar Adik Sabang Merauke (Seribu Anak Bangsa , Merantau untuk Kembali)  di Jakarta  (1-20 Juli 2019 )  yang dilaksanakan oleh Yayasan Seribu Anak Bangsa Indonesia.

Teras Baca Ile Napo  pun dilirik Pemcam Solor Timur sebagai salah satu agen pencipta inovasi di desa Menanga. Tak pelak, dalam kegiatan Bursa Inovasi Desa Tahun 2019 Tingkat Kecamatan Solor Timur belum lama ini, Teras Baca Ile Napo pun diberi ruang untuk bersama Tim BPMD Flotim dan Ketua PKK Kabupaten Flotim,Lusia Gege Hadjon berbagi kisah tentang aktivitas mereka yang berangkat dari rasa peduli itu .

Sharing inovasi  di bidang pendidikan yang telah tercipta oleh Teras Baca Ile Napo itu pun mengundang decak kagum Lusia Gege Hadjon dan Tim BPMD Flotim. Tak sekedar  meluncurkan apresiasi, istri Bupati Flotim tersebut siap mengawal sendiri proposal pengadaan buku-buku bacaan dari Teras Baca Ile Napo. Apresiasi serupa pun datang dari Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar Kabupaten Flotim,Theodorus Herin.Theo Herin bahkan takjub dengan gerakan inovasi hasil racikan Teras Baca Ile Napo yang  berhasil  mengirimkan seorang warga didiknya mengikuti kegiatan Tingkat Pusat belum lama ini.

“Semua kegiatan yang kami lakukan adalah kegiatan kerelawanan. Semuanya itu lahir dari rasa peduli dan kesamaan misi untuk menghasilkan generasi Solor yang berkualitas baik dari aspek SDM maupun karakternya . Kita harus memulainya dari usia bermain ini . Walau dengan keterbatasan , namun bersama teman-teman , kami harus memulai. Memulai dari apa yang kami punya untuk generasi Solor umumnya ,dan Solor Timur khususnya. Soal kendala, memang kami mengalami kesulitan di semua lini ,termasuk kekurangan buku-buku. Namun yang lebih kami butuhkan adalah kepedulian . Kepedulian semua pihak untuk bersama kami , kita hasilkan generasi di Nusa Solor yang berkualitas dan berdaya saing.” ujar Dion Dany dan Edo merendah.(Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment