Vivi Pimpin IMO Bali

RESMI-Tri Vivi Suryani menerima pataka IMO Indonesia dari Ketua Umum DPP IMO Indonesia Jacub F. Ismail sebagai simbol Vivi dan para pengurus baru yang dilantik resmi menakhodai DPW Bali IMO Indonesai perode 2019 – 2024.  Foto: BNN/Ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Jacub F. Ismail  melantik Tri Vivi Suryani sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Bali IMO Indonesia periode 2019 – 2024 bertempat di kantor Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Senin (05/08/2019).

Sebelumnya, pada pagi hari di tempat yang sama, Vivi – panggilan akrab Tri Vivi Suryani – terpilih secara aklamasi dalam musyawarah wilayah luar biasa (Muswilub) untuk memimpin IMO Bali. Seperti diketahui Vivi adalah Plt. Ketua DPW Bali IMO Indonesia setelah ketua lama Wahyu Siswadi mengundurkan diri. Pengurus baru yang dipimpin Vivi dibantu oleh Nyoman Adhy Irawan sebagai sekretaris dan dilengkapi dengan beberapa bidang.

Dalam sambutannya, Jacub F. Ismail meminta Vivi untuk segera membentuk Dewan Pimpinan Cabang IMO Indonesia di kabupaten/kota se-Bali.

“Memang ini tugas berat tapi kehadiran DPC IMO di semua kabupaten/kota sangat penting dalam rangka memperluas anggota sekaligus untuk  sosialisasi program-program pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Jacub F. Ismail.

Menurut jacub F. Ismail, sinergitas IMO  Indonesia dan pemerintah daerah sangat penting untuk memperluas sosialissi potensi daerah. Di Bali, lanjutnya, sektor pariwisata adalah potensi yang perlu terus disosialissikan secara luas kepada masyarakat Indonesia dan dunia internasional.

Yakub juga meminta kepada ara pengurus yang baru dilantik agar memenuhi aturan hukum yang mengatur dunia jurnalistik dan industri pers yang berlaku di Indonesia.

“Kita ini organisasi legal dan sah keberadaannya di negara ini. Dua tahun keberadaan kita sudah cukup banyak kemajuan, secara bertahap kita terus tingkatkan profesionalitas dan kualitas baik organisasi maupun anggota kita, baik secara hukum maupun kualitas jurnalistik media-media anggota kita,” ungkapnya.

“Acuan kita adalah UU Pers No 40 Tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik dan Dewan Pers. Kita harus pegang teguh itu. Kita harus dapat berkontribusi dalam memajukan kehidupan pers dan kesejahteraan dan kecerdasan bangsa,” imbuhnya.

Ketua IMO DPW Bali, Tri Vivi Suryani mengatakan, era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah membuka banyak peluang baru, termasuk di industri pers. Hari ini tidak membutuhkan modal ratusan bahkan miliaran untuk memiliki sebuah media pers khususnya online.

“Dampak positifnya, telah membuka lebar peluang usaha di bidang publikasi dan penerbitan. Namun demikian kemudahan tersebut tidak kemudian membenarkan kita untuk abai terhadap kualitas dan profesionalitas. Di sinilah pentingnya kehadiran dan peran sebuah organisasi media, yaitu dapat menjadi medium sekaligus aktor pembinaan. Sehingga kehadiran organisasi dapat benar-benar dirasakan manfaatnya dalam memajukan kehidupan pers dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya anggota,” kata Pemred Lentera Esai ini.

“Prioritas program-program IMO Bali ke depan akan mengarah pada peningkatan kapasitas dan profesionalitas anggota sehingga dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di negara kita. Dan selanjutnya agar keberadaan organisasi ini dapat benar-benar dirasa manfaatnya kita akan maksimalkan upaya-upaya dalam mengembangkan usaha organisasi dan anggota,” tambah Vivi.

Untuk itu, Vivi meminta komitmen dari semua anggota IMO Bali agar dapat bekerja bersama-sama membangun organisasi ini. Ia berharap nantinya seluruh anggota dapat berperan aktif dalam pelaksanaan program-program organisasi dan juga dapat proaktif menyampaikan ide-ide dan gagasan demi kemajuan organisasi.

“Tentunya saya tidak bisa berjuang sendiri, harus ada dukungan dan komitmen rekan-rekan semua, mari kita jadikan organisasi ini tempat kita bernaung dan berjuang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Sekretaris DPW Bali IMO Indonesia Nyoman Adhy Irawan mengatakan, sebelumnya pada pagi tadi digelar musyawarah wilayah luar biasa (Muswilub) untuk penetapan Tri Vivi Suryani dan penyusunan program kerja ke depan.

“Agenda Muswilub sebenarnya hanya mem-floor-kan (mengambil kesepakatan forum sidang, red) saja, khususnya pemilihan ketua, karena di internal anggota telah sepakat mendukung saudari Vivi, sehingga musyawarah kita tidak terlalu alot,” papar Nyoman Adhy Irawan yang juga Pemred Online Diksi Merdeka.

Turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan tersebut, Kepala Diskominfos (Kadis Kominfos) I Nyoman Sujaya, Kepala Biro Humas dan Protokol (Karo Humas) Setda Provinsi Bali AA. Ngurah Oka Sutha Diana, dan Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali I Nyoman Swanjaya,  Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan, Sekjen DPP IMO Indonesia Nasir Bin Umar; Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan yang juga Plt. Bendahara Umum DPP IMO Indonesia Jeffrey Karangan; sejumlah undangan dan anggota serta calon anggota DPW Bali IMO Indonesia. (rsn)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment