Di TA 2018, Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor Bagi Pendapatan Daerah Flotim 10 M

Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Flores Timur, Rosalina Kalumata, SE. Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Kontribusi pajak yang berasal dari ruang lingkup kerja UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Flores Timur bagi Pendapatan Daerah  Kabupaten Flores Timur kian meningkat di setiap triwulan tahun berjalan. Pada Tahun 2018, Pemerintah Provinsi NTT mengembalikan jatah Flotim berupa dana bagi hasil pajak sebesar Rp 10.634.108.172. Total tersebut berasal dari sumbangsi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rp 2.480.815.969, Bea Balik Nama Kendaran Bermotor (BBNKB) Rp 2.998.056.637, dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bemotor (PBBKB) sebesar Rp 5.155.235.566.

Dikonfimasi di ruang kerjanya, Jumat 26 Juli 2019, Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Flores Timur, Rosalina Kalumata, SE menjelaskan semua relisasi penerimaan  yang berasal dari  pajak kendaraan bermotor dari setiap kabupaten, oleh Pemerintah Provinsi NTT berdasarkan kewenangannya lalu mengembalikan ke setiap kabupaten 30 persen yang lazim disebut bagi hasil pajak itu termasuk Kabupaten Flores Timur.

“Untuk Tahun 2018, transer Pemprov NTT bagi Kabupaten Flotim dari tiga komponen pajak kendaraan bermotor (PKB, BBNKB, dan PBBKB) sebesar Rp 10.634.108.172 selain pajak rokok Rp 9.873.409.075. Itu artinya kesadaran warga Flotim dalam membayar pajak kendaraan bermotor, bermanfaat langsung bagi daerahnya sendiri. Pembayaran pajak kendaraan bermotor oleh setiap pemilik kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat asal Flotim tersebut lalu dikembalikan lagi 30 persen oleh Pemrov NTT ke sini (Flotim) bagi kepentingan pembangunan daerah ini, ” jelas Rosaline Kalumata

Berikut realisasi bagi hasil pajak dari Pemrov NTT untuk Kabupaten Flores Timur sampai dengan triwulan IV tahun anggaran 2018 sebagaimana yang dirincikan Rosalina Kalumata :

PKB, penyaluran Desember 2017 dan triwulan I tahun 2018 sebesar Rp 365.243.647. Triwulan II , Rp 456.554.558, Triwulan III, Rp 547.865.471. Triwulan IV, Rp 501.512.429. Penyaluran hutang TA 2017 sebesar Rp 609.639.864. Secara keseluruhan total penyaluran Rp 2.480.815.969.

BBNKB : Penyaluran Desember 2017 dan triwulan I  2018 sebesar Rp 476.109.711. Triwulan II Rp 595.137.139. Triwulan III Rp 714.164.566. Pada triwulan IV sebesar Rp 519.492.901. Penyaluran hutang TA 2017 sebesar Rp  693.152.320. Total penyaluran Rp 2.998.056.637.

PBBKB : pada penyaluran Desember 2017 dan triwulan I  2018, Rp 912.545.455, Triwulan II, Rp 1.140.681.818 dan penyaluran triwulan III, Rp 1.368.818.182 serta penyaluran triwulan IV Rp 874.312.153. Penyaluran hutang TA 2017 Rp 858.877.958. Total Rp 5.155.235.566.

“Peningkatan realisasi penerimaan yang berdampak pada peningkatan pembagian hasil pajak tersebut seiring dengan peningkatan potensi pajak. Pada tahun 2018, potensi pajak kendaraan bermotor di Flotim sebesar 4597 dengan jumlah kendaraan baru 2376. Pada tahun 2019  per posisi Mei 2019, terdata 1099 kendaraan baru dengan potensi pajak 27.661,”urai Rosalina Kalumata. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment