Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon, ST meresmikan pemanfaatan aset sumur bor di Desa Nusanipa, Kecamatan Tanjung Bunga, Jumat, 19 Juli 2019. Foto: BNN/IST.

Larantuka/BaliNewsNetwork.Com-Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon, ST meresmikan pemanfaatan aset sumur bor di Desa Nusanipa, Kecamatan Tanjung Bunga, Jumat, 19 Juli 2019. Aset yang dikerjakan dengan dana APBD Kabupaten Flores Timur itu diserahkan Bupati Anton Hadjon kepada masyarakat Desa Nusanipa untuk dimanfaatkan.

Hadir pada acara penyerahan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Flores Timur Ny. Lusia Gege Hadjon; Kepala Dinas Kesehatan dr. Agustinus Ogie Silimalar; Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aloysius M.Kedang, ST, MT; Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah, pejabat yang mewakili Kepala Badan Ketahanan Pangan, serta sejumlah pejabat dari instansi teknis lainnya.

Bupati Anton Hadjon dalam sambutannya mengatakan semenjak menjabat sebagai bupati, dirinya berkomitmen untuk memperhatikan kebutuhan dasar masyakat di seluruh wilayah Kabupaten Flores Timur, termasuk di dalamnya adalah kebutuhan akan ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Dengan adanya air bersih, lanjut Bupati Anton Hadjon, akan berpengaruh terhadap pertumbuhan generasi muda Flores Timur yang lebih sehat dan semakin cerdas. Karena itu bupati berharap agar masyarakat Desa Nusanipa dapat memanfaatkan air sumur bor tersebut dengan sebaik-baiknya, serta merawat aset yang ada hingga dinikmati anak cucu.

Pada kesempatan yang sama, Penjabat Kepala Desa Nusanipa, Kecamatan Tanjung Bunga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon, ST atas diresmikannya pemanfaatan air sumur bor tersebut.

Seluruh masyarakat Nusanipa tampak sangat gembira karena selama ini mereka mendapatkan air minum bersih dari Desa Turubean yang jaraknya sangat jauh. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat Nusanipa yang menyambut kehadiran bupati bersama rombongan sejak pagi hari.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-sebesarnya kepada Bapak Bupati karena bisa memperhatikan kebutuhan kami masyarakat Nusanipa yang selama ini kesulitan air bersih,” ujar Penjabat Kepala Desa Nusanipa.

Untuk diketahui pengadaan sumur bor di Desa Nusanipa mulai dilaksanakan pada tahun 2017, dimana diawali dengan survei geolistrik. Berdasarkan hasil survei tersebut pada tahun 2018, Pemkab Flotim kemudian mengalokasikan anggaran untuk pengadaan sumur bor di titik sumber mata air yang ditemukan. Namun mengingat jarak yang cukup jauh antara sumur bor dan pemukiman penduduk yang diperkirskan 1,5 Km, maka pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Flores Timur kembali menganggarkan sejumlah dana untuk kegiatan optimalisasi sumur bor tersebut berupa pengadaan instalasi pipa dari titik sumur bor menuju desa Nusanipa. (adv)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment