Sebut Dakwaan Jaksa Kabur, Terdakwa Kasus Penipuan Minta Dibebaskan

Terdakwa Gunawan Priambodo. Foto: BNN/dok.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Terpidana empat tahun kasus penipuan, Gunawan Priambodo yang kembali diadli di PN Denpasar dalam kasus serupa, Selasa (9/7/2019) diberi kesempatan mengajukan tanggapan atau eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Oka Surya Atmaja.

Dalam eksepsi yang dibacakan tim kuasa hukumnya, Gunawan menyebut dakwaan JPU tidak jelas, tidak lengkap dan tidak cermat. Karena dakwaan alternatif dari tiga pasal yaitu, Pasal 372, 378 dan Pasal 154 UU No.1 tahun 2011 tidak diuarikan unsur-unsur delik secara sepsifik.

Bahkan jika dicermati uraian unsur-unsur delik meteriil dari dakwaan pertama, kedua dan ketiga adalah sama persis alias copy paste. Padahal masing-masing delik yang didakwaan kepada terdakwa memiliki unsur-unsur yang berbeda.

“Sehingga kami menilai, dakwaan JPU tidak jelas, tidak lengkap dan tidak cermat, dakwaan JPU menjadi kabur (obscuur Libelum),” terang Simon Trombine, salah satu kuasa hukum terdakwa dalam surat eksepsi yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan I Dewa Budi Watsara.

Dalam eksepsinya, terdakwa juga menyebut, kasus yang membelitnya ini bukanlah kasus pidana melainkan pedata. Hal ini dibuktikan dengan adanya perjanjian atau perikatan jual beli antara saksi korban Kurnia Seotantyo selaku pembeli dengan terdakwa sebagai penjual.

“Dimana dalam pembuatan akta perjanjian pengikat jual beli tersebut menggunakan jasa Notaris/PPAT Ketut Neli Asih,” kata Simon. Memang faktanya perjanjian itu tidak berjalan sebagaimana yang sudah dijanjikan, namun hal itu merupan perbuatan inkar atau wanprestasi.

Seperti diberitakan, Gunawan Priambodo kembali menjadi terdakwa karena diduga melakukan tidak pidana penipuan jual di beli tanah di daerah Pecatu terhadap Kurnia Soetantyo. Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami kerugian Rp. 2.476.500.000.

Menariknya, dalam kasus ini nama mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta juga disebut dalam dakwaan jaksa. Nama Sudiketa disebut saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati Badung.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment