Pria yang Merusak Gereja Santo Yoseph, Ternyata Depresi

Kondisi Gereja yang dirusak Abdi. Foto: BNN/ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Seorang pria bernama Abdi (50) mengamuk dan merusak Gereja St.Yoseph di Jalan Kepundung nomor 12 Denpasar Timur. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian tersebut membuat geger warga yang rumahnya berada tidak jauh dari gereja.

“Saat kejadian tidak ada yang berani mendekat karena pelaku mengamuk sambil membawa kayu,” terang petugas di lapangan, Selasa (9/7/2019).

Penjaga gereja, Cristo Nahat (26) yang menjadi saksi mata saat kejadian menuturkan, sebelumnya pelaku bersama istrinya bernama Camelia datang ke gereja untuk melakukan kebaktian, Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 09.00 Wita.

Awalnya pelaku yang tinggal di Jalan Gajah Mada nomor 137 Denpasar ini bersikap biasa. Namun tak lama kemudian pelaku menangis. Tiba-tiba saja pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini mengamuk di atas mimbar Kebaktian.

“Karena pelaku mengamuk sambil membawa kayu, saksi kemudian keluar gereja untuk minta bantuan kepada warga. Dugaan awal pelaku depresi,” kata petugas.

Ulah pelaku mengakibatkan jendela kaca samping kanan gereja pecah, tempat lilin, enam kursi, sarana lain persembahyangan, dua buah meja mimbar kebaktian, satu buah patung malaikat dan dua patung kecil, empat buah mic, meja tempat air suci, sebuah lampu abadi, sebuah salib serta sebuah lonceng kuningan rusak.

Dikonfirnasi terpisah Kapolsek Denpasar Timur Kompol Nyoman Karang Adiputra belum memberi jawaban. Namun informasi diperoleh pelaku sudah dibawa ke Mapolsek Denpasar Timur untuk penanganan lebih lanjut. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment