Pelihara Satwa Dilindungi,  Andika Dituntut 6 Bulan Penjara

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pria 37 tahuh kelahiran Badung , I Ketut Purnita alias Andika meneteskan air mata saat mengetahui dituntut enam bulan penjara. Andika yang tinggal di Br. Batan Tanjung Desa Cemagi dadili dan ditutut enam bulan karena memelihara hewan atau satwa yang dilindungi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Raka Arimbawa dalam amar tuntutanya yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan Bambang Ekaputra menyatakan terdakwa Andika terbukti melanggar UU KSDA.

Yaitu, dengan sengaja, memiliki, memelihara satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup. Perbuatan terdawa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 21 ayat (2) huruf a Jo. Pasal 40 ayat (2) UU Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

“Memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama enam bulan, denda 5 juta subsider empat bulan kurungan. ” tegas jaksa kejari Bali itu dalam amar tuntutannya.

Atas tuntan itu, terdakwa Andika yang tidak didampingi pengacara meneteskan air mata sembari memohon keringanan hukuman dari majelis hakim dengan alasan dia adalah tulang punggung keluarga.

Diketahui, I Ketut Purnita alia Andika diamankan petugas dari Polda Bali dan petugas BKSDA di rumahnya. Terdakwa diamankan kerena memelihara hewan atau satwa yang dilindungi.

Hewan atau satwa yang dipelihara terdakwa adalah, dua ekor burung Merak, satu emor Cendrawasih, satu ekor burung Kangkareng dan satu ekor burung Alap-alap atau elang.

Awalnya, polisi dan pihak KSDA mendapat laporan dari warga bahwa terdakwa diduga memelihara satwa yang dilindungi. Atas laporan itu, polisi dan petugas dari BKSDA langsung mendatangi rumah terdakwa.

Sampai dirumah terdakwa, polisi dan petugas BKSDA mendapati terdakwa memelihara satwa yang dilindungi. Karena terdakwa tidak dapat menunjukan dokumen/izin dari pihak yang berwenang, terdakwa harus diadili di PN Denpasar.(pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment