Simpan Sabu dan Ekstasi,  Sejoli Dituntut 13 Tahun Penjara

Riska Anastasia dan Abdul Muntolib usai mendengarkan tuntutan di PN Denpasar. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Dua sejoli, Moh. Abdul Muntolib dan Riska Anastasia yang tinggal bersama di Jalan Guang, Gang Kunti yang kedapatan menyimpan atau membawa Narktika jenis sabu sabu dan ekstasi dituntut hukuman masing-masing 13 tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Putu Eri Setiawan dalam tuntutannya menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tidak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 UU Nakotika.

“Kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana percobaan permufakatan jahat menyimpan, memiliki, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I yang beratnya melebihi lima gram,” tandas jaksa.

Selain menuntut hukuman penjara, jaksa Kejari Denpasar itu juga menuntut terdakwa dengan pidana denda satu miliar. “Apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama 4 bula,” pungkasnya.

Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi tim pengacara dari PBH Peradi Denpasar akan mengajukan pembelaan secara tertulis pada sidang selanjutnya.

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi terungkap kedua terdakwa ditangkap polisi di depan lapangan Futsal Jalan Pulau Moyo, Maret 2019 lalu.

Kedua terdakwa ditangkap karena sebelumnya ada warga yang melapor bahwa kedua terdakwa diduga mengedarkan narkoba. Atas laporan itu petugas lalu melakukan pengintaian hingga penangkapan terhadap keduanya.

Saat ditangkap dan digeledah, polisi menemukan 28 paket sabu di dalam tas gendong milik terdakwa Abdul Muntolib. Sedangkan pada diri terdakwa Riska Anastasia, polisi mengamankan dua plastik klip berisikan 5 butir pil ektasi yang disimpan dalam tas yang dibawanya.

Kepada petugas kedua terdakwa mengaku barang bukti itu adalah milik kedua terdakwa yang didapat dari orang yang bernama Agus. Kedua terdakwa membantu Agus untuk menempel sabu dan eksatsi demi mendapat upah 50 ribu sekali tempel. (pro)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment