Jual Jamu Tanpa Izin Edar, Pedagang Jamu Dipenjara 2,5 Bulan

Terdakwa Juwarni digiring jaksa menuju ruang sidang di PN Denpasar. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pedagang obat tradisional atau jamu bernama Juwarni akhirnya bisa tersenyum lebar. Pada sidang, Rabu (3/7) kemarin dia hanya divonis 2 bulan 2 minggu (2,5) bulan.

Atas vonis itu, tidak lama lagi terdakwa bisa menghirup udara bebas mengingat selama menjalani proses hukum terdakwa sudah menjalani masa tahanan lebih dari dua bulan.

Dalam sidang, majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada dalam amar putusannya menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Assri Susantina yang menyebut terdakwa yang tinggal di Jalan Segara Madu, Jimbaran telah melanggar UU Kesehatan.

Bakim menyebut, terdakwa terbukti dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar yang dinaksud dalam Pasal 106 ayat (1).

“Oleh karena itu menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 2 bulan dan 2 minggu dan denda satu juta rupiah, ” tegas Hakim Kawisada dalam amar putusannya yang dibacakan dimuka sidang.

Perbuatan terdakwa malanggar Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) UU RI Nomor : 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Atas vonis ini, sambil menangis terdakwa lansung menyatakan menerima.

Begitu pula dengan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 4 bulan juga langsung menyatakan menerima. “Kami menerima putusan ini yang mulia, ” kata jaksa Kejati Bali itu.

Seperi diberitakan sebelumnya, Juwarni ditangkap pada tanggal 30 Nopember 2018 sekitar pukul 10.45 Wita di Warung Jamu Bu Yogi Jalan Segara Madu Pasar Ikan Kedonganan Jimbaran Badung.

Sebagai pemilik warung jamu, sejatinya terdakwa sudah mendapat pembinaan serta mengetahui bahwa dia diwajibkan menjual dan mengedarkan obat atau jamu yang ada izin edarnya.

Tapi saat petugas dari Balai POM melakukan pemeriksaan di warung miliknya, didapati bahwa terdakwa menjual obat tradisional atau jamu yang tidak memiliki izin edar.

Obat atau jamu itu diantaranya, Sehat kuat, Jamu Joyokusumo Pegel, Urat Madu, Gajah kuat, Cobra, MontXian Ling, Pil Sakit Gigi Pak Tani, Tongkat Ajimat Madura dan masih banyak lagi.

Kepada petugas, terdakwa mengaku mendapatkan obat tradisional yang tidak memiliki izin edar tersebut dari sales keliling. (pro)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment