Bupati Anton Hadjon Tandatangani Komitmen Bersama Pencegahan Stunting Tingkat Nasional di Jakarta

Bupati Anton Hadjon bersama para kepala daerah lainnya menandatangani komitmen bersama untuk pencegahan stunting tingkat nasional di Jakarta, Rabu (03/07/2019). Foto: BNN/IST.

 Larantuka/BaliNewsNetwork-Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Flotim) melalui Bupati Flotim Antonius H. Gege Hadjon, ST bersama 72 bupati / wali kota se- Indonesia, yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), telah menandatangani pernyataan bersama komitmen pelaksanaan percepatan pencegahan anak kerdil (stunting).

Penandatangan itu dilakukan pada acara rapat koordinasi teknis tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Wakil Presiden, berlangsung di Hotel Grand Sahid Jakarta, Rabu (3 Juli 2019).

Bupati Anton Hadjon menjelasakan, Pemerintah Pusat saat ini terus berupaya untuk mencapai target penurunan angka stunting dalam RPJMN 2015-2019 sebesar 28% pada akhir tahun 2019. Upaya yang dilakukan adalah dengan mendorong peran dan keterlibatan Pemerintah Daerah, khususnya melalui program-program inisiatif daerah. Menurutnya, ke-72 bupati/wali kota se-Indonesia itu telah bersepakat untuk melaksanakan dan mempercepat pencegahan anak kerdil (stunting) di wilayahnya masing-masing.

Adapun isi komitmen bersama itu antara lain: 1. Melaksanakan pertemuan daerah percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) bersama dengan seluruh Organisai Perangkat Daerah, camat, kepala desa dan pihak terkait lainnya. 2. Melakukan aksi konvergensi/integrasi program dan kegiatan yang terkait dengan percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) di daerah. 3. Melakukan pengumpulan dan publikasih data anak kerdil (stunting) serta program-program percepatan yang sudah dilakukan secara berkala, dan menggunakan data sebagai dasar untuk melakukan perbaikan program. 4. Menyusun kebijakan dan melaksanakan kampanye perubahan perilaku dan komunikasi antar pribadi untuk percepatan pencegahan anak kerdil (stunting). 5. Meningkatkan peran desa dalam melakukan konvergensi percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) di desa. (adv)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment