Kurir Sabu dan Ekstasi Dituntut 14 Tahun Penjara

Arief Efendi kurir sabu dan ekstasi yang dituntut 14 tahun penjara. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Luh Wayan Adhi Antari menunut terdakwa Arief Efendi (33) yang kedapatan nenyimpan 26 paket sabu dan 254 butir ekstasi dengan pidana penjara selama 14 tahun.

Dalam sidang, Rabu (26/6/2019) jaksa dalam amar putusannya yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika.

“Terdakwa terbukti secara tanpa hak atau melawan hukum, menyimpan, mengusai, memiliki atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman yang beratnya lebih dari lima gram, ” ungkap jaksa Kejari Denpasar itu.

“Oleh karena itu memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun, denda satu miliar subsider empat bulan kurungan, ” tandas jaksa.

Atas tuntutan yang lumayan tinggi itu, terdakwa yang beralamat tetap di Surabaya ini melalui kuasa hukumnya sepakat untuk mengajukan pembelaan secara tertulis pada sidang selanjutnya.

Dalam surat tuntutan, jaksa juga membeberkan sejumlah fakta yang terungkap dalam persidangan. Diantaranya, terdakwa ditangkap Polisi pada tanggal 22 Desember 2018 sekira pukul 20.15 Wita di Jalan Tukad Petanu.

Sebelum ditangkap, terdakwa terlebih dahulu dihubungi oleh Mangku yang memerintahkan terdakwa mengambil paketan berupa satu buah kantong plastik di Jalan Dewi Sri, Badung.

Usai mengambil paketan itu, terdakwa kembali ketempat kostnya. Sampai di kost, terdakwa membuka paketan yang diambil tadi yang ternyata dialamnya berisikan beberapa paket sabu dan ekstasi.

Selanjutnya Mangku meminta terdakwa untuk menaruh 10 butir ekstasi di daerah Sanur dan 5 butir ekstasi di darah Iman Bonjol.”Sedangkan barang yang masih tersisah, disimpan oleh terdakwa juga atas perintah Mangku, ” ungkap jaksa.

Namun apes, saat terdakwa kembali mendapat perintah dari Mangku untuk meletakan sabu di Jalan Tukad Petanu, terdakwa ditangkap polisi. Pada saat ditangkap polisi mengamankan satu plastik klip didalamnya diduga berisikan sabu.

Polisi lalu melakukan penggeledahan ditempat tinggal terdakwa dan behasil mengamankan 26 paket sabu dan 254 butir pil ekstasi yang disembunyikan dibawah tempat tidur.(pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment